Merdeka Gold Resources Geser Jadwal RUPS ke 22 April 2026 Pasca Mundurnya Tiga Direktur

PT Tbk (EMAS) telah mengumumkan perubahan jadwal pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham () yang semula direncanakan pada 13 April 2026, kini diundur menjadi Rabu, 22 April 2026. Perubahan ini terjadi menyusul pengunduran diri tiga anggota direksi perseroan secara bersamaan.

Tiga Direktur Ajukan Pengunduran Diri

Manajemen EMAS mengonfirmasi telah menerima surat pengunduran diri dari tiga direktur pada 18 Maret 2026. Ketiga direktur yang mengajukan pengunduran diri tersebut adalah , David Thomas Fowler, dan Adi Adriansyah Sjoekri. Adi Adriansyah Sjoekri sendiri juga menjabat sebagai Sekretaris Perusahaan EMAS.

Pengunduran diri para direktur ini akan menjadi salah satu agenda utama yang akan diputuskan dalam RUPS mendatang. Sesuai dengan Anggaran Dasar Perseroan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku, permohonan pengunduran diri tersebut baru akan berlaku efektif setelah memperoleh persetujuan dari RUPS. Hingga saat ini, alasan spesifik di balik pengunduran diri ketiga direktur tersebut belum dijelaskan secara rinci oleh pihak perseroan.

Jadwal dan Agenda RUPS Terbaru

RUPS Merdeka Gold Resources akan diselenggarakan pada Rabu, 22 April 2026, pukul 14.00 WIB. Rapat akan tetap dilaksanakan secara elektronik melalui platform eASY.KSEI, sesuai dengan regulasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait penyelenggaraan RUPS secara daring.

Selain membahas dan memutuskan pengunduran diri direksi, agenda RUPS juga mencakup persetujuan atas perubahan susunan anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan, serta persetujuan perubahan Anggaran Dasar.

Langkah Strategis Perseroan: IPO di Hong Kong

Di tengah dinamika internal ini, PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS), yang merupakan anak usaha dari PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), juga tengah gencar melakukan ekspansi ke pasar global. Perseroan diketahui sedang dalam proses pengajuan penawaran umum perdana saham (IPO) atau dual listing di Bursa Efek Hong Kong (HKEX).

Dokumen awal berupa Application Proof telah disampaikan kepada HKEX pada 20 Maret 2026 dan saat ini masih dalam tahap penelaahan. Untuk mengawal proses IPO ini, EMAS telah menunjuk UBS Securities Hong Kong Limited dan CITIC Securities sebagai joint sponsors.

Presiden Direktur Merdeka Gold Resources, Boyke Poerbaya Abidin, menyatakan bahwa pengajuan pencatatan di HKEX merupakan langkah penting setelah keberhasilan IPO di Bursa Efek Indonesia pada September 2025 dan dimulainya produksi di proyek Pani pada awal tahun ini. EMAS berhasil meraup dana sebesar Rp 4,66 triliun dari IPO di Bursa Efek Indonesia pada September 2025. Saat ini, perseroan fokus mengembangkan dan mengoperasikan Tambang Emas Pani di Gorontalo, yang diproyeksikan menjadi salah satu tambang emas primer terkemuka.