Meta Platforms Inc. dan EssilorLuxottica, perusahaan induk Ray-Ban, bersiap meluncurkan dua model kacamata pintar berteknologi kecerdasan buatan (AI) terbaru pada minggu depan. Peluncuran ini menjadi sorotan karena kedua model kacamata tersebut dirancang secara spesifik untuk mengakomodasi pengguna lensa resep, seperti minus, silinder, atau lensa korektif lainnya.
Langkah ini menandai pertama kalinya Meta dan Ray-Ban memperkenalkan kacamata pintar yang secara eksplisit ditujukan untuk segmen pengguna lensa resep, meskipun model-model sebelumnya telah mendukung opsi lensa tersebut. Keputusan ini sejalan dengan visi CEO Meta, Mark Zuckerberg, yang pernah menyatakan bahwa miliaran orang menggunakan kacamata atau lensa kontak untuk koreksi penglihatan. Ia menambahkan, sulit membayangkan dunia dalam beberapa tahun ke depan di mana sebagian besar kacamata yang dikenakan orang bukanlah kacamata AI.
Kacamata pintar ini akan dilengkapi dengan asisten Meta AI terintegrasi yang dapat diaktifkan dengan perintah suara “Hai Meta”. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk berinteraksi dengan AI guna mendapatkan informasi, berkreasi, dan mengontrol fungsi kacamata secara hands-free. Selain itu, perangkat ini juga menawarkan kemampuan pengambilan foto dan video secara hands-free melalui kamera ultra-lebar 12MP, serta fitur terjemahan langsung dan pengenalan objek. Untuk pengalaman audio, kacamata ini dibekali speaker open-ear yang memungkinkan pengguna mendengarkan musik atau melakukan panggilan telepon tanpa menghalangi suara lingkungan sekitar.
Dua model baru yang akan dirilis, dengan kode nama “Scriber” dan “Blazer”, akan hadir dalam gaya persegi panjang dan bulat. Model “Blazer” dikabarkan akan tersedia dalam ukuran yang lebih besar. Kacamata ini mempertahankan estetika klasik Ray-Ban, membuatnya terlihat tidak jauh berbeda dari kacamata biasa. Dari sisi konektivitas, perangkat ini akan mendukung pita Wi-Fi 6 UNII-4 (frekuensi 5.9 GHz), yang menjanjikan transfer data berkecepatan tinggi dan efisiensi yang lebih baik, terutama untuk fitur livestreaming. Kapasitas penyimpanan internalnya mencapai 32GB, cukup untuk menyimpan lebih dari 500 foto atau 100 video berdurasi 30 detik.
Perangkat yang akan datang ini bukanlah generasi ketiga dari kacamata pintar Meta, melainkan varian yang berfokus pada lensa resep dari teknologi yang sudah ada. Sebelumnya, Meta dan EssilorLuxottica telah meluncurkan Ray-Ban Stories pada tahun 2021, diikuti oleh Ray-Ban Meta Smart Glasses generasi pertama pada Oktober 2023, dan generasi kedua pada September 2025. Pada September 2025, mereka juga memperkenalkan Meta Ray-Ban Display, kacamata pintar dengan tampilan heads-up display (HUD) terintegrasi.
Meskipun Meta telah mencatat penjualan yang kuat untuk kacamata pintarnya, dengan lebih dari tujuh juta unit terjual pada tahun 2025, isu privasi tetap menjadi perhatian. Ada gugatan class-action yang sedang berlangsung terkait dugaan pengumpulan konten video sensitif oleh kontraktor pihak ketiga untuk melatih model AI Meta. Untuk mengatasi hal ini, kacamata dilengkapi dengan indikator LED berkedip yang lebih besar dan terlihat jelas saat kamera sedang merekam, guna memberi tahu orang di sekitar.
Peluncuran kacamata pintar AI yang dirancang khusus untuk pengguna lensa resep ini menunjukkan komitmen Meta untuk menjadikan teknologi wearable AI lebih inklusif dan terintegrasi dalam kehidupan sehari-hari. Dengan fokus pada fungsionalitas dan gaya, Meta dan Ray-Ban berharap dapat memperluas jangkauan pasar kacamata pintar secara signifikan.