Michael Carrick di Ambang Rekor 55 Tahun Manchester United Jelang Laga Kontra Crystal Palace

Author Image

Hodak

28 Februari 2026

kembali menjadi sorotan di Old Trafford. Setelah ditunjuk sebagai pelatih kepala interim pada 13 Januari 2026, mantan gelandang Setan Merah ini telah membawa angin segar dengan catatan tak terkalahkan. Kini, jelang laga krusial kontra pada Minggu, 1 Maret 2026, Carrick berpeluang mengukir rekor berusia 55 tahun yang terakhir kali dicatatkan oleh .

Carrick mengambil alih kursi kepelatihan setelah pemecatan Ruben Amorim. Sejak saat itu, ia telah memimpin Manchester United dalam enam pertandingan liga, meraih lima kemenangan dan satu hasil imbang. Performa impresif ini termasuk kemenangan atas rival sekota Manchester City (2-0) pada 17 Januari 2026, serta menundukkan Arsenal (3-2) pada 25 Januari 2026.

Laga kandang melawan Crystal Palace di Old Trafford menjadi sangat penting. Jika Manchester United berhasil meraih kemenangan, Carrick akan mencatatkan lima kemenangan kandang beruntun di liga sebagai manajer. Catatan ini akan menyamai rekor yang dipegang oleh Frank O’Farrell pada tahun 1971, yang berhasil memenangkan enam pertandingan kandang pertamanya.

Ini bukan kali pertama Carrick menduduki kursi panas di Old Trafford. Ia pernah menjabat sebagai manajer interim pada tahun 2021 setelah pemecatan Ole Gunnar Solskjaer. Kala itu, Carrick juga mencatatkan rekor tak terkalahkan dalam tiga pertandingan (dua kemenangan dan satu hasil imbang) sebelum menyerahkan tongkat estafet kepada Ralf Rangnick.

Setelah periode pertamanya di United, Carrick sempat melatih klub Championship, Middlesbrough, dari Oktober 2022 hingga Juni 2025. Namun, panggilan dari Old Trafford kembali datang, dan ia kini bertekad memberikan yang terbaik untuk klub. “Saya tidak memutuskan berapa lama saya akan berada di sini, tetapi saya senang berada di sini, dan selama saya di sini, saya akan memberikan segalanya dan merencanakan masa depan jangka panjang serta manfaat bagi klub,” ujar Carrick mengenai perannya saat ini.

Carrick juga memuji semangat juang timnya. “Semangat, pengorbanan, dan kemauan untuk bekerja sama sebagai tim. Cara kami harus bertahan di kotak penalti bersama di akhir pertandingan. Pada akhirnya, clean sheet dan kemenangan besar bagi kami,” ungkapnya setelah salah satu pertandingan. Ia juga menyoroti kualitas pemain seperti Benjamin Sesko, yang kerap menjadi pembeda dari bangku cadangan. “Ini menunjukkan kualitas yang dimiliki Ben atas apa yang telah ia hasilkan selama beberapa minggu terakhir. Ini adalah posisi yang bagus bagi kami,” tambahnya.

Dengan rekor tak terkalahkan yang terus berlanjut dan peluang mengukir sejarah, laga Manchester United kontra Crystal Palace akan menjadi tontonan menarik yang dinanti para penggemar.