Sepakbola

Michael Carrick Hidupkan Kembali Gairah Suporter Manchester United dengan Permainan Menghibur

Advertisement

Manchester United kembali menampilkan performa yang memukau dan membangkitkan antusiasme para pendukungnya di bawah arahan manajer Michael Carrick. Pria berusia 44 tahun itu sukses membuat publik Old Trafford kembali bersemangat menyaksikan Setan Merah beraksi.

Drama di Old Trafford: Kemenangan Dramatis atas Fulham

Sebuah drama menegangkan tersaji di Old Trafford pada Minggu (1/2/2026) malam WIB, saat Manchester United menjamu Fulham dalam lanjutan Premier League. Pertandingan berakhir dengan skor 3-2 untuk kemenangan tuan rumah.

MU sempat unggul 2-0 melalui gol-gol dari Casemiro dan Matheus Cunha. Namun, Fulham berhasil bangkit dan menyamakan kedudukan menjadi 2-2 berkat gol dari Raul Jimenez dan Kevin. Kemenangan dramatis bagi Manchester United akhirnya dipastikan pada masa injury time, ketika umpan tarik Bruno Fernandes diselesaikan dengan sempurna oleh Benjamin Sesko.

Analisis Legenda dan Pendukung

Mantan bek Manchester United, Steve Bruce, memberikan apresiasi atas jalannya pertandingan yang luar biasa. “Apresiasi untuk Fulham, mereka mengalami beberapa rintangan dalam pertandingan tersebut,” ujar Bruce kepada BBC. Ia menambahkan, “Apakah menang di menit-menit akhir merupakan cara khas Man United? Pertunjukan yang luar biasa.”

Advertisement

Sentuhan Michael Carrick dinilai oleh para pendukung Manchester United telah mengembalikan gaya permainan atraktif yang dirindukan. Perbedaan performa MU di bawah manajer sebelumnya, Amorim, dan Carrick pun diungkapkan oleh salah seorang pendukung.

“United tampil membosankan di bawah asuhan Amorim. Saya tidak menikmati saat menontonnya. Saya sangat takut akan rutinitas yang menjemukan dan kekecewaan yang tak terelakkan,” kata pendukung MU, Brendon, kepada BBC. Ia melanjutkan, “Kini, delapan gol tercetak dalam tiga pertandingan; ada perjuangan, gairah, kegembiraan, dan kemenangan. Seperti itulah seharusnya penampilan United, dan seperti itulah seharusnya sepakbola.”

Sumber: 90Menit.ID

Advertisement