Sepakbola

Michael Carrick Isyaratkan Hasrat Latih Manchester United Secara Permanen

Advertisement

Manchester United terus menunjukkan performa impresif di bawah asuhan Michael Carrick. Kemenangan keempat beruntun di Liga Inggris diraih setelah menaklukkan Tottenham Hotspur 2-0 pada Sabtu (7/2/2026). Gol-gol dari Bryan Mbeumo dan Bruno Fernandes memastikan tiga poin untuk Setan Merah.

Performa Gemilang di Bawah Carrick

Sejak ditunjuk sebagai pelatih caretaker, Carrick berhasil membawa Manchester United meraih serangkaian kemenangan penting. Sebelum mengalahkan Tottenham, MU telah menumbangkan Manchester City dengan skor 2-0, mengalahkan pemuncak klasemen Arsenal 3-2, dan juga menaklukkan Fulham dengan skor serupa 3-2.

Performa apik ini tentu saja memicu spekulasi mengenai masa depan Carrick di Old Trafford. Namun, Manchester United dilaporkan masih belum sepenuhnya yakin dengan kemampuan Carrick untuk memimpin tim dalam jangka panjang. Kontrak Carrick sendiri hanya berlaku hingga akhir musim 2025/2026.

Menanti Keputusan Pasca-Piala Dunia 2026

Klub diyakini akan menunggu situasi pasca-Piala Dunia 2026, di mana sejumlah nama manajer top dunia berpotensi tersedia. Meski demikian, Michael Carrick tampaknya tidak ingin terlalu berharap.

Advertisement

Menanggapi performa tim dan posisinya, Carrick mengungkapkan perasaannya usai laga melawan Tottenham. “Saya sangat menyukai apa yang sedang saya lakukan. Saya ada di sini. Saya merasa seperti di rumah sendiri di sini, tapi saya sepenuhnya menyadari situasinya, jadi saya tidak mau terlalu terlena,” ujar Carrick seperti dikutip dari BBC Sport.

Ambisi Kembali ke Liga Champions

Saat ini, Manchester United menempati peringkat keempat klasemen Liga Inggris. Mereka memiliki selisih tiga poin dari Aston Villa dan Manchester City yang berada di peringkat ketiga dan kedua.

Dengan sisa musim yang ada, Michael Carrick berambisi untuk mengantar Manchester United kembali berlaga di Liga Champions. Ini akan menjadi pencapaian penting, mengingat terakhir kali MU tampil di kompetisi tertinggi Eropa tersebut adalah pada musim 2023/2024 di bawah asuhan Erik ten Hag.

Sumber: 90Menit.ID

Advertisement