Michael Carrick Kian Dekat Kursi Permanen Man United, Komitmen pada Akademi Jadi Sorotan

Author Image

Hodak

21 Februari 2026

Trending Image 1771689526

, manajer interim , semakin mengukuhkan posisinya sebagai kandidat terdepan untuk mengisi kursi manajer permanen di Old Trafford. Sejak mengambil alih kendali tim pada Januari 2026, menggantikan Ruben Amorim yang dipecat, Carrick telah menunjukkan performa impresif yang menarik perhatian manajemen klub.

Mantan gelandang legendaris Setan Merah ini berhasil membawa Manchester United tak terkalahkan dalam lima pertandingan awalnya, dengan catatan empat kemenangan dan satu hasil imbang. Hasil positif ini mendorong United merangsek ke posisi empat besar , membuka peluang besar untuk kembali berlaga di Liga Champions.

Fokus pada Pengembangan Talenta Muda

Salah satu aspek yang paling menonjol dari kepemimpinan Carrick adalah komitmennya yang kuat terhadap pengembangan pemain muda dari akademi klub. Ia secara aktif memantau talenta-talenta di Carrington, bahkan terlihat langsung menyaksikan pertandingan tim U-18 di FA Youth Cup, di mana mereka berhasil melaju ke perempat final setelah mengalahkan Oxford United 4-1. Carrick juga hadir untuk mendukung putranya, Jacey, yang bermain untuk tim U-16 melawan Manchester City.

Carrick menegaskan pentingnya menjaga koneksi dengan para pemain muda. “Saya selalu mempertahankan perasaan bagaimana rasanya menjadi pemain muda. Itu adalah sesuatu yang selalu saya perhatikan dan saya sangat bersemangat tentangnya,” ujarnya. Pendekatan ini sangat kontras dengan pendahulunya, Ruben Amorim, yang dilaporkan kerap mengkritik akademi dan membatasi kesempatan bagi para pemain muda.

Di bawah arahan Carrick, empat pemain akademi telah mencatatkan debut mereka di Premier League musim 2025/26, yaitu Taylor Fletcher, Jack Fletcher, Che Lessey, dan Bendito Mantato. Bahkan, wonderkid berusia 15 tahun, JJ Gabriel, juga telah diundang untuk berlatih bersama tim utama, menunjukkan kepercayaan Carrick pada potensi masa depan klub.

Dukungan Staf Pelatih dan Ambisi Jangka Panjang

Keberhasilan Carrick tidak lepas dari dukungan staf pelatih yang solid. Ia telah membentuk tim pelatih yang seimbang, termasuk Jonathan Woodgate, Steve Holland, Jonny Evans, dan Travis Binnion, yang disebut-sebut menciptakan “keseimbangan sempurna” di Carrington.

Meskipun statusnya masih manajer interim hingga akhir musim 2025-26, Carrick tidak menyembunyikan ambisinya untuk peran permanen. Ia menyebut posisi manajer Manchester United sebagai “peran utama” dan menyatakan, “Saya selalu merencanakan masa depan jangka panjang demi kepentingan klub . Begitulah menurut saya seharusnya.”

Peluang Carrick untuk mendapatkan pekerjaan permanen semakin besar setelah beberapa kandidat top lainnya, seperti Thomas Tuchel, Luis Enrique, Carlo Ancelotti, Roberto De Zerbi, dan Oliver Glasner, dilaporkan telah menolak atau berkomitmen dengan klub atau tim nasional lain. Namun, ujian sesungguhnya bagi Carrick baru saja dimulai, dengan pertandingan penting melawan Everton yang akan menjadi penentu langkahnya ke depan.