Kabar buruk menimpa penyerang naturalisasi Timnas Indonesia, Miliano Jonathans, yang dipastikan mengalami cedera robek ligamen lutut anterior (ACL). Ini merupakan cedera ACL kedua yang dialami pemain berusia 21 tahun tersebut dalam kurun waktu dua tahun terakhir, sekaligus memupus harapannya untuk membela Skuad Garuda di ajang FIFA Series 2026.
Insiden tragis ini terjadi saat Miliano Jonathans memperkuat klubnya, Excelsior Rotterdam, dalam laga lanjutan Eredivisie melawan SC Heerenveen pada Minggu, 8 Maret 2026. Pertandingan yang digelar di Stadion Woudestein, Rotterdam, tersebut berakhir dengan kekalahan tipis Excelsior 1-2.
Miliano, yang dipinjam dari FC Utrecht, masuk ke lapangan sebagai pemain pengganti pada menit ke-72. Namun, ia hanya mampu bertahan sekitar sembilan menit sebelum harus ditarik keluar pada menit ke-81. Cedera serius itu didapat setelah ia dilanggar dari belakang oleh bek Heerenveen, Hristiyan Petrov. Pemain kelahiran Arnhem itu terlihat memegangi lututnya, mengerang kesakitan, bahkan meneteskan air mata saat ditandu keluar lapangan.
Melalui akun Instagram pribadinya, Miliano Jonathans mengonfirmasi kabar menyedihkan tersebut dengan pesan yang penuh kepiluan namun juga tekad. “Apa yang bisa kukatakan. Bukan kabar yang kuharapkan, robekan ACL kedua dalam 2 tahun. Aku akan kembali lebih kuat!” tulis Miliano. Pernyataan ini menggarisbawahi betapa beratnya cobaan yang harus ia hadapi.
Proses Pemulihan Panjang Menanti
Cedera robek ACL adalah salah satu cedera paling serius dalam dunia sepak bola yang memerlukan waktu pemulihan panjang. Miliano Jonathans diperkirakan akan menjalani operasi rekonstruksi ACL pada minggu pertama April 2026. Setelah itu, ia akan memasuki program rehabilitasi intensif yang diperkirakan memakan waktu antara enam hingga sembilan bulan. Dengan demikian, kemungkinan besar ia baru bisa kembali merumput pada pertengahan musim depan.
Ini bukan kali pertama Miliano menghadapi cedera serupa. Sebelumnya, ia juga pernah mengalami robekan ACL saat masih memperkuat Vitesse Arnhem pada tahun 2024. Pengalaman pahit ini tentu menambah beban mental bagi pemain yang baru saja menunjukkan performa menjanjikan bersama Excelsior, dengan mencetak dua gol dari sembilan pertandingan sejak dipinjamkan pada Januari lalu.
Dampak bagi Timnas Indonesia
Absennya Miliano Jonathans menjadi pukulan telak bagi Timnas Indonesia, terutama menjelang agenda FIFA Series 2026. Ia sebelumnya masuk dalam daftar 41 pemain yang dipanggil pelatih John Herdman untuk pemusatan latihan. Kehilangan winger lincah dengan kecepatan dan kemampuan mencetak gol seperti Miliano akan memaksa staf pelatih mencari alternatif lain untuk menjaga kedalaman skuad.
Dukungan moral pun mengalir deras untuk Miliano. Rekan-rekan setimnya di Timnas Indonesia, termasuk Jay Idzes dan Mauro Zijlstra, turut memberikan semangat. Jay Idzes, misalnya, menuliskan komentar “Come back stronger bro” di unggahan Instagram Miliano. Pihak Excelsior Rotterdam juga telah menyatakan komitmen penuh untuk mendukung proses pemulihan pemain pinjaman mereka, dengan harapan Miliano “akan kembali lebih kuat”.