Musim Major League Soccer (MLS) 2026 siap menyajikan persaingan sengit dengan Inter Miami kembali diunggulkan sebagai kandidat terkuat peraih gelar MLS Cup. Namun, ambisi tim berjuluk The Herons itu akan diuji oleh penantang serius dari Wilayah Barat, Los Angeles FC (LAFC), yang juga telah memperkuat skuadnya. Sorotan utama tentu tertuju pada megabintang Lionel Messi, yang bertekad meraih gelar MVP ketiga berturut-turut di tengah jadwal padat yang juga mencakup Piala Dunia 2026.
Inter Miami: Juara Bertahan dengan Ambisi Berlipat
Inter Miami memasuki musim 2026 sebagai juara bertahan MLS Cup, setelah sukses menaklukkan Vancouver Whitecaps 3-1 di final musim 2025. Klub milik David Beckham ini tidak berpuas diri dan melakukan perombakan signifikan di bursa transfer musim dingin. Co-owner Jorge Mas bahkan secara eksplisit menyatakan, “Kami akan memperkuat dan mempertahankan gelar di tahun ’26.”
Penguatan lini serang menjadi fokus utama dengan kedatangan penyerang Argentina-Meksiko, Germán Berterame, dari Monterrey dengan nilai transfer 15 juta dolar AS. Berterame, yang dikenal sebagai pencetak gol ulung di Liga MX, diharapkan menjadi ujung tombak baru yang mematikan. Selain itu, Inter Miami juga merekrut kiper terbaik MLS 2025, Dayne St. Clair dari Minnesota United, serta bek Facundo Mura, Micael, dan Sergio Reguilón untuk memperkokoh lini pertahanan. Pelatih Javier Mascherano kini memiliki skuad yang lebih dalam, meskipun harus kehilangan pilar berpengalaman seperti Sergio Busquets dan Jordi Alba yang pensiun setelah musim 2025.
Menurut berbagai bursa taruhan, Inter Miami menjadi favorit utama untuk mengangkat trofi MLS Cup 2026, dengan peluang mencapai +400 hingga +450. Mereka juga membidik trofi Supporters’ Shield dan Concacaf Champions Cup, menunjukkan ambisi besar di berbagai kompetisi.
Lionel Messi: Memburu Rekor dan Gelar MVP Ketiga
Lionel Messi, yang kini memasuki musim ketiganya di MLS, akan kembali menjadi pusat perhatian. Setelah meraih gelar MVP MLS dua musim berturut-turut (2024 dan 2025), La Pulga berpeluang mencetak sejarah sebagai pemain pertama yang memenangkan penghargaan tersebut tiga kali berturut-turut. Musim lalu, Messi juga sukses meraih Sepatu Emas dengan 29 gol, dan kini berkesempatan menjadi pemain pertama yang memenangkan gelar top skorer dua musim berturut-turut.
Selain itu, Messi juga membidik rekor sebagai pencetak gol Argentina terbanyak dalam sejarah MLS. Dengan 57 gol saat ini, ia hanya membutuhkan 36 gol lagi untuk menyamai rekor Diego Valeri (93 gol). Kontribusinya yang luar biasa juga terlihat dari 78 gol dan assist yang telah ia torehkan untuk Inter Miami di MLS, dan ia hanya membutuhkan 22 kontribusi lagi untuk mencapai angka 100. Meskipun jadwal padat dan persiapan Piala Dunia 2026 mungkin membuat menit bermainnya diatur, para ahli memprediksi efisiensi Messi akan tetap tinggi, dengan rata-rata 1,6 poin serangan per pertandingan.
LAFC: Penantang Kuat dari Wilayah Barat
Dari Wilayah Barat, Los Angeles FC (LAFC) muncul sebagai ancaman serius bagi dominasi Inter Miami. Setelah menjuarai MLS Cup 2022 dan menjadi runner-up pada 2023, LAFC bertekad merebut kembali takhta. Tim berjuluk The Black & Gold ini kini dilatih oleh Marc Dos Santos, yang dipromosikan dari posisi asisten.
LAFC memiliki lini serang yang sangat berbahaya, dipimpin oleh duo Son Heung-min dan Denis Bouanga. Son, yang bergabung pada pertengahan musim 2025, langsung menunjukkan adaptasi luar biasa dengan mencetak 12 gol dan 4 assist dalam 13 pertandingan. Sementara itu, Bouanga menjadi pencetak gol terbanyak kedua di MLS musim 2025 dengan 24 gol. Kemitraan keduanya diprediksi akan menjadi kunci bagi LAFC. LAFC juga memperkuat lini tengah dengan mendatangkan Stephen Eustáquio dengan status pinjaman dari FC Porto dan Amin Boudri. Mereka juga telah menunjukkan kekuatan di ajang regional dengan menghancurkan Real España 6-1 di laga pembuka Concacaf Champions Cup, di mana Son Heung-min menyumbang empat kontribusi gol dan Bouanga mencetak hat-trick. LAFC menempati posisi kedua dalam daftar favorit juara MLS Cup 2026 dengan peluang +550 hingga +600.
Jadwal dan Sorotan Musim 2026
Musim reguler MLS 2026 akan dimulai pada akhir pekan 21-22 Februari 2026. Laga pembuka yang paling dinanti adalah pertemuan langsung antara LAFC dan Inter Miami di BMO Stadium pada Minggu, 22 Februari 2026. Inter Miami juga akan meresmikan markas baru mereka, Freedom Park, pada 4 April 2026.
Musim ini akan mengalami jeda panjang selama tujuh minggu, mulai 25 Mei hingga 16 Juli 2026, untuk mengakomodasi Piala Dunia FIFA 2026 yang diselenggarakan di Amerika Utara. Setelah jeda tersebut, kompetisi akan kembali bergulir pada 16-17 Juli 2026, menuju Decision Day pada 7 November 2026, di mana posisi akhir klasemen akan ditentukan. MLS 2026 juga akan menjadi musim terakhir dengan format kalender semi-ke-gugur sebelum beralih mengikuti kalender Eropa mulai tahun 2027. Selain Inter Miami dan LAFC, tim-tim seperti Vancouver Whitecaps (yang diperkuat Thomas Müller), Columbus Crew, San Diego FC, Philadelphia Union, dan FC Cincinnati juga diprediksi akan menjadi pesaing kuat.