Monaco di Bawah Pocognoli Bertekad Lanjutkan Tren Positif di Ligue 1

di bawah asuhan pelatih kepala terus menunjukkan tren positif di , menghadapi tantangan dari dalam laga yang berlangsung pada Sabtu, 28 Februari 2026, di Stade Louis-II. Pertandingan ini menjadi sorotan di tengah upaya Monaco untuk mengamankan posisi teratas di liga Prancis.

Pocognoli Membawa Era Baru di Monaco

Pocognoli, yang baru ditunjuk sebagai pelatih kepala AS Monaco pada 11 Oktober 2025, menggantikan Adi Hütter, telah membawa angin segar bagi klub. Mantan bek kiri tim nasional Belgia ini menandatangani kontrak hingga Juni 2027, setelah sukses besar memimpin Royale Union Saint-Gilloise meraih gelar liga Belgia yang bersejarah pada musim debutnya sebagai manajer profesional.

Di bawah Pocognoli, Monaco dikenal dengan gaya bermain yang ambisius dan atraktif, menekankan “grinta” dan intensitas tinggi. Filosofi kepelatihannya berpusat pada permainan dominan baik saat menguasai bola maupun tidak, dengan penekanan pada high pressing dan counter-pressing, serta kontrol dalam penguasaan bola. Pendekatan taktisnya yang agresif, seringkali menggunakan formasi 3-4-1-2, juga dikenal mampu mengembangkan potensi pemain muda.

Performa Gemilang Monaco Menjelang Laga

Menjelang laga kontra Angers, AS Monaco berada dalam performa yang mengesankan di Ligue 1. Tim berjuluk Les Monégasques ini tidak terkalahkan dalam lima pertandingan terakhir mereka di liga, dengan catatan tiga kemenangan dan dua hasil imbang. Dalam periode tersebut, Monaco berhasil mencetak 10 gol. Beberapa hasil positif terbaru termasuk kemenangan 3-1 atas FC Nantes pada 13 Februari 2026 dan kemenangan tandang 3-2 melawan RC Lens pada 21 Februari 2026. Meskipun sempat bermain imbang 2-2 melawan Paris Saint-Germain di Liga Champions pada 25 Februari 2026, fokus Monaco kini sepenuhnya beralih ke kompetisi domestik.

Tantangan dari Angers SCO

Di sisi lain, Angers SCO, yang juga berkompetisi di Ligue 1 musim 2025-2026, datang ke Stade Louis-II dengan performa yang kurang meyakinkan. Mereka menempati posisi ke-12 di klasemen Ligue 1 dengan 29 poin dari 23 pertandingan, sementara Monaco berada di peringkat ke-8 dengan 34 poin dari jumlah laga yang sama. Angers gagal mencetak gol dalam dua pertandingan liga terakhir mereka sebelum menghadapi Monaco, menelan kekalahan 0-1 dari Lille pada 22 Februari 2026 dan 0-2 dari Lorient pada 15 Februari 2026.

Pertandingan melawan Angers ini menjadi ujian penting bagi AS Monaco untuk melanjutkan momentum positif mereka di bawah arahan Sébastien Pocognoli. Dengan ambisi untuk terus merangkak naik di tabel klasemen Ligue 1, setiap poin sangat berarti bagi Monaco di sisa musim ini.