Pemerintah Kota Monza, Italia, secara resmi membuka taman lingkungan baru di Via Perosi, Distrik Cazzaniga, pada Jumat, 27 Februari 2026. Area hijau seluas lebih dari 8.000 meter persegi ini, yang ukurannya setara dengan lapangan sepak bola, diharapkan menjadi ruang publik yang sangat dinantikan oleh warga setempat.
Peresmian yang berlangsung pada siang hari ini dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, termasuk Wali Kota Paolo Pilotto, Anggota Dewan Pekerjaan Umum Marco Lamperti, Anggota Dewan Ruang Hijau Irene Zappalà, serta Wakil Wali Kota dan Anggota Dewan Anggaran Egidio Longoni. Turut memeriahkan acara adalah para siswa dari Sekolah Dasar Bachelet terdekat yang menyanyikan lagu kebangsaan dan mengajukan pertanyaan kepada para administrator kota.
Taman ini dirancang untuk menyediakan ruang hijau yang fungsional dan berkualitas di tengah area yang padat penduduk. Lokasinya yang strategis, berdekatan dengan gereja paroki San Pio X dan jalur harian warga, menjadikannya tempat yang ideal tidak hanya untuk rekreasi tetapi juga untuk interaksi sosial dan kehidupan komunitas.
Fasilitas Modern dan Area Hijau yang Asri
Taman baru ini dilengkapi dengan berbagai fasilitas modern untuk kenyamanan dan keamanan pengunjung. Sistem penerangan baru, kamera pengawas, dan sistem irigasi telah dipasang di seluruh area. Untuk kenyamanan, tersedia juga bangku-bangku dan tempat sampah.
Salah satu fitur utama taman adalah jalur sepeda dan pejalan kaki sepanjang sekitar 400 meter yang menghubungkan Via Martiri delle Foibe langsung dengan Via Leoncavallo. Selain itu, terdapat jalur pejalan kaki sepanjang 250 meter yang terbuat dari calcestre (kerikil padat). Area ini juga diperkaya dengan penanaman 35 jenis pohon, termasuk pohon elm, maple, mimosa, ginkgo biloba, paulownia, dan pohon tulip, serta hampir 400 semak belukar seperti lavender, rosemary, konifer kerdil, delima, dan spirea. Sebuah area bermain anak berbentuk siput yang terbuat dari batu lava berkualitas tinggi juga tersedia untuk anak-anak.
Latar Belakang Proyek dan Tanggapan Warga
Pembangunan taman ini merupakan bagian dari proyek yang lebih besar yang diinisiasi oleh pengembang swasta. Proyek ini merupakan hasil dari “Permesso di Costruire Convenzionato a scomputo oneri” (izin bangunan dengan pengurangan biaya) untuk pembangunan perumahan di Via Perosi. Nilai akhir pekerjaan untuk taman ini mencapai lebih dari 257.000 euro, dengan 157.000 euro dialokasikan khusus untuk area hijau.
Anggota Dewan Pekerjaan Umum Marco Lamperti mengungkapkan kebahagiaannya atas peresmian ini. “Saya sangat senang dengan peresmian ini karena saya tahu betapa warga menantikan pembukaan taman ini,” ujar Lamperti. Ia menambahkan bahwa proyek ini merupakan bagian dari sepuluh taman yang direncanakan di berbagai lingkungan kota.
Meskipun demikian, proyek ini tidak sepenuhnya tanpa kritik. Beberapa warga menyuarakan kekhawatiran terkait asal-usul taman yang terkait dengan pembangunan gedung-gedung baru di area yang sudah padat penduduk. Seorang perwakilan dari komite yang dibentuk untuk “menyelamatkan ruang pedesaan terakhir” di lingkungan tersebut menyoroti beberapa “masalah kritis” dalam realisasi taman. Sebelumnya, pada Oktober 2024, beberapa warga juga telah menyatakan kekecewaan atas keterlambatan dan kondisi area yang terbengkalai.
Terlepas dari kritik tersebut, Anggota Dewan Pekerjaan Umum menegaskan pentingnya ruang hijau semacam ini. “Taman ini lahir di lingkungan yang sudah memiliki hubungan kuat dengan ruang hijau, namun justru karena itu, ini menunjukkan bahwa ‘Taman’ saja tidak cukup: dibutuhkan ruang-ruang yang tersebar, mudah diakses, dan dekat dengan masyarakat, yang mampu meningkatkan kualitas hidup secara konkret,” katanya.