Moreno: “Andalusia yang Ramah adalah Mayoritas Jelas,” Hindari Konfrontasi dengan Moncloa

Presiden Junta de Andalucía, , semakin memperlihatkan profil politik yang humanis dan mengedepankan konsensus, secara aktif menghindari konfrontasi dengan pemerintah pusat Spanyol di . Pendekatan ini menjadi sorotan menjelang yang dijadwalkan pada Juni 2026.

Moreno, yang juga menjabat sebagai Presiden Partai Rakyat Andalusia sejak 2014, menekankan pentingnya dialog dan koeksistensi. Ia menegaskan bahwa “Andalusia yang ramah adalah mayoritas yang jelas.”

Strategi Politik di Tengah Polarisasi

Dalam beberapa kesempatan, Moreno secara konsisten memilih untuk fokus pada isu-isu regional yang krusial seperti ekonomi dan kesehatan, alih-alih terlibat dalam pertarungan politik partisan yang sering terjadi di Spanyol. Strategi ini dinilai bertujuan untuk menarik pemilih moderat dan memperkuat posisinya di tengah lanskap politik yang terpolarisasi.

Sikap non-konfrontatif Moreno terlihat jelas saat insiden kecelakaan kereta api Adamuz pada Januari 2026. Kala itu, ia memprioritaskan kerja sama dan koordinasi dengan pemerintah pusat, bahkan ketika beberapa pihak lain cenderung mencari celah untuk kritik. “Kolaborasi dan kerja sama sangat fundamental antaradministrasi,” ujar Moreno, seraya menambahkan bahwa “dua pihak tidak akan bertengkar jika salah satunya tidak mau.”

Menjelang Pemilihan Regional 2026

Moreno telah mengonfirmasi niatnya untuk menyelesaikan masa legislatif penuh, dengan pemilihan Andalusia berikutnya akan berlangsung pada Juni 2026. Ia juga mengumumkan rencana pembubaran Parlemen Andalusia pada bulan April. Dengan keyakinan tinggi, ia menyatakan, “Jika ada wilayah di mana mayoritas absolut dapat dicapai, itu adalah Andalusia.”

Sejak menjabat sebagai Presiden Junta de Andalucía pada 2019, Moreno telah memimpin dua pemerintahan. Pemerintahan pertamanya (2019-2022) merupakan koalisi dengan Ciudadanos yang didukung oleh Vox, sementara pemerintahan keduanya (sejak 2022) adalah mayoritas tunggal. Pendekatan pragmatisnya disebut-sebut sebagai kunci keberhasilan politiknya.

Toleransi dan Isu Gibraltar

Moreno juga dikenal sebagai pendukung moderasi dan toleransi. Dalam pesan akhir tahun 2025, ia berkomitmen untuk menjaga Andalusia tetap berada di jalur koeksistensi dan menjauh dari perpecahan. “Di masa-masa konfrontasi dan hiruk pikuk ini, yang benar-benar revolusioner adalah toleransi,” tegasnya.

Selain itu, Moreno baru-baru ini menyuarakan pandangannya mengenai Gibraltar. Pada 26 Februari 2026, ia mendesak agar Gibraltar menyesuaikan sistem fiskalnya dengan Uni Eropa agar tidak menjadi “pulau” dan untuk menyamakan tingkat pendapatan dengan Campo de Gibraltar. Ia juga menegaskan bahwa ia tidak akan melepaskan kedaulatan Spanyol atas Gibraltar.

Di internal partainya, Moreno menunjukkan sikap yang nuansa. Ia mengakui adanya keragaman opini dalam Partai Rakyat, dengan menyatakan, “Dalam beberapa hal saya lebih setuju dengan Ayuso dan dalam hal lain dengan Felipe González.” Ia juga berupaya menjaga jarak dari Vox, meskipun menyadari kemungkinan perlunya pakta di masa depan.