Nadiem Amiri: Dari Karantina COVID-19 di Leverkusen hingga Kunci Mainz di Eropa

Author Image

Hodak

28 Februari 2026

Gelandang serang , yang kini menjadi salah satu pilar penting di lini tengah 1. FSV , memiliki perjalanan karier yang penuh dinamika, termasuk pengalaman tak terduga saat pandemi melanda. Pemain berusia 29 tahun ini, yang baru saja memperpanjang kontraknya hingga Juni 2028 pada Mei 2024, pernah mengalami absen mendadak dari skuad pada Agustus 2020.

Kala itu, Amiri harus menjalani karantina setelah melakukan kontak dengan seseorang yang positif COVID-19. Situasi ini membuatnya absen dalam pertandingan krusial Liga Europa melawan Rangers. Absennya Amiri menjadi sorotan mengingat pentingnya perannya bagi Die Werkself, julukan Leverkusen, yang tengah berjuang di kompetisi domestik dan Eropa.

Direktur Olahraga Bayer Leverkusen saat itu, Rudi Völler, memuji sikap profesional Amiri dalam menghadapi situasi tersebut. “Prosedur ini menunjukkan bahwa langkah-langkah kebersihan kami berfungsi dan para pemain peka terhadap masalah corona,” ujar Völler dalam sebuah pernyataan. Ia menambahkan, “Perilaku Nadiem patut dicontoh dan penting. Terutama mengingat peningkatan jumlah infeksi saat ini di Jerman, ini adalah contoh pendekatan yang serius dan bertanggung jawab terhadap pandemi.” Selain itu, Amiri juga sempat positif COVID-19 pada Januari 2021, yang membuatnya absen dalam laga Bundesliga melawan RB Leipzig.

Amiri sendiri bergabung dengan Bayer Leverkusen pada Juli 2019 dari TSG Hoffenheim. Setelah dua setengah musim di Leverkusen, ia sempat dipinjamkan ke klub Serie A Italia, Genoa, pada Januari 2022. Namun, petualangannya di Italia tidak berlangsung lama sebelum akhirnya ia kembali ke Bundesliga dan bergabung secara permanen dengan Mainz 05 pada Januari 2024.

Di bawah panji Mainz 05, Amiri menemukan kembali performa terbaiknya. Ia dengan cepat menjadi pemain kunci, dikenal dengan visi bermain dan kemampuan mengumpannya yang akurat. Kontribusinya sangat terasa, terutama saat ia membantu klub bertahan di Bundesliga dan bahkan mengamankan tiket ke kompetisi Eropa untuk musim 2026. Salah satu momen penting adalah ketika ia mencetak gol penalti krusial di Liga Konferensi Eropa pada akhir 2025.

Mengenang kembali perjalanan kariernya, Amiri mengungkapkan perasaannya. “Musim lalu adalah salah satu yang paling emosional dalam karier saya sejauh ini,” ujarnya. Ia juga menambahkan, “Sangat penting bagi saya untuk tampil seperti ini lagi hari ini… Ini adalah langkah besar bagi klub dan bagi kami [sebagai tim] langkah kecil ke arah yang benar.” Pernyataan ini menunjukkan betapa bangganya Amiri dengan pencapaiannya bersama Mainz, setelah melewati berbagai tantangan, termasuk absen mendadak di masa lalu.