Nasib Berbeda Trio Brasil Premier League Usai Absen di Piala Dunia 2022

Author Image

Hodak

28 Februari 2026

Keputusan pelatih tim nasional Brasil, Tite, untuk tidak menyertakan sejumlah nama besar dari Premier League dalam skuad di Qatar sempat memicu perdebatan luas. Tiga pemain yang paling disorot adalah , , dan Gabriel Magalhães, yang kala itu bermain untuk klub-klub top Liga Inggris. Absennya mereka menandai babak baru dalam karier masing-masing, dengan jalur yang berbeda-beda hingga awal 2026 ini.

Roberto Firmino: Dari Bintang Liverpool ke Liga Qatar

Roberto Firmino, penyerang yang saat itu membela Liverpool, menjadi salah satu kejutan terbesar yang tidak dipanggil ke skuad Selecao untuk Piala Dunia 2022. Padahal, Firmino menunjukkan performa yang cukup impresif bersama The Reds menjelang pengumuman skuad, dengan mencetak delapan gol dan empat assist dari 18 pertandingan di semua kompetisi. Ia bahkan menjadi pencetak gol terbanyak asal Brasil di Premier League saat itu dengan enam gol, mengungguli rekan senegaranya seperti Gabriel Jesus, Richarlison, Martinelli, dan Antony.

Firmino, yang merupakan pemain senior dengan 55 penampilan dan 17 gol untuk , harus merelakan mimpinya tampil di Piala Dunia. Pelatih Tite dilaporkan lebih memilih Richarlison, Gabriel Jesus, dan Gabriel Martinelli di lini serang. Menanggapi keputusannya, Firmino menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan penggemar dan menyatakan tidak kecewa, mengatakan, “Piala Dunia adalah mimpi bagi semua pemain dan bagi saya, itu tidak akan berbeda. Ada hal-hal yang tidak berjalan seperti yang saya bayangkan atau impikan, tetapi saya dapat melihat ke belakang dan memiliki hati yang bersyukur kepada Tuhan karena telah mengizinkan saya untuk menjalani mimpi (memperkuat Timnas Brasil-red).”

Setelah delapan tahun membela Liverpool, Firmino memutuskan untuk tidak memperpanjang kontraknya dan pindah ke Al-Ahli di Liga Arab Saudi pada tahun 2023. Kini, per Februari 2026, Firmino bermain untuk Al-Sadd di Liga Qatar, di mana ia telah mencatatkan sembilan gol dan dua assist di Liga Bintang Qatar musim 2025/2026.

Philippe Coutinho: Cedera dan Penurunan Performa

Nasib serupa dialami Philippe Coutinho, gelandang serang yang kala itu berseragam Aston Villa. Ia juga tidak masuk dalam daftar 26 pemain Brasil untuk Piala Dunia 2022. Alasan utama di balik pencoretannya adalah cedera paha yang dideritanya saat latihan bersama Aston Villa, yang diperkirakan membuatnya absen selama enam minggu. Selain cedera, performa Coutinho juga disebut mengalami penurunan dan ia sering memulai pertandingan dari bangku cadangan di Aston Villa.

Coutinho sebelumnya memiliki pengalaman di Piala Dunia 2018, di mana ia tampil apik dan mencetak dua gol. Namun, ia tidak lagi dipanggil Tite sejak Juni 2022. Setelah masa pinjaman yang sukses, Aston Villa mempermanenkan Coutinho dari Barcelona pada tahun 2022 dengan biaya sekitar €20 juta. Namun, cedera berulang dan kurangnya waktu bermain membuatnya dipinjamkan ke klub Qatar, Al-Duhail SC, pada musim 2023-2024. Saat ini, per Februari 2026, Philippe Coutinho bermain untuk Vasco da Gama di Brasil, dengan status pinjaman dari Aston Villa. Meski perjalanan kariernya penuh pasang surut, Coutinho menegaskan bahwa ia hidup tanpa penyesalan. “Saya tidak pernah menyesal atas apa yang telah terjadi,” ujarnya.

Gabriel Magalhães: Bek Tangguh yang Kalah Bersaing

Bek tengah Arsenal, Gabriel Magalhães, juga menjadi salah satu pemain Premier League yang tidak dipanggil Tite untuk Piala Dunia 2022. Keputusan ini cukup mengejutkan mengingat Gabriel menunjukkan performa yang solid dan menjadi pilar penting di lini belakang The Gunners pada awal musim tersebut. Namun, ia kalah bersaing dengan bek-bek top lainnya seperti Thiago Silva, Eder Militao, Marquinhos, dan Gleison Bremer yang dipilih Tite.

Meskipun tidak dipanggil, pelatih Arsenal, Mikel Arteta, tetap memberikan dukungan penuh kepada anak asuhnya. Gabriel sendiri sempat mengunggah pesan tersirat di media sosial, membagikan ulang pesan yang berbunyi: “Saya melihat Anda tumbuh dalam sepak bola, saudara. Anda adalah kebanggaan lingkungan kami.” Berbeda dengan Firmino dan Coutinho, Gabriel Magalhães tetap menjadi bagian integral dari Arsenal. Hingga Februari 2026, ia masih menjadi bek kunci bagi The Gunners, dikenal karena kekuatan fisiknya dalam bertahan dan ancaman di kotak penalti lawan dari situasi bola mati. Ia bahkan telah mencetak 18 gol sejak debutnya di Premier League, menjadikannya bek dengan gol terbanyak di liga selama periode tersebut. Pada musim 2025-2026, Gabriel telah mencatatkan empat gol, empat assist, dan 19 clean sheet, serta dianggap sebagai bek tengah yang lebih penting dalam duet pertahanan Arsenal dibandingkan William Saliba.

Kisah ketiga pemain ini menunjukkan dinamika ketat dalam pemilihan skuad timnas Brasil, di mana performa klub, cedera, dan persaingan ketat dapat mengubah nasib seorang pemain secara drastis. Meskipun absen di Piala Dunia 2022, mereka semua telah menempuh jalur karier yang unik dan terus berjuang di level tertinggi sepak bola.