Menjelang perayaan Idulfitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026, dua aktris lintas generasi, Nayla Purnama dan Meriam Bellina, menyoroti makna mendalam dari kehangatan keluarga. Keduanya sepakat bahwa momen Lebaran bukan sekadar tradisi, melainkan waktu krusial untuk mempererat tali silaturahmi dan merefleksikan kembali ikatan domestik. Perbincangan ini menjadi semakin relevan mengingat keterlibatan mereka dalam film drama keluarga terbaru, “Senin Harga Naik“, yang dijadwalkan tayang serentak di bioskop mulai hari ini, 18 Maret 2026.
Nayla Purnama, aktris muda yang tengah naik daun, mengungkapkan bahwa Lebaran adalah waktu terbaik untuk “Family Me Time”. “Bagi saya, Lebaran itu bukan cuma soal baju baru atau makanan enak, tapi lebih ke quality time sama keluarga,” ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa dirinya selalu berusaha meluangkan waktu khusus untuk keluarga di hari raya. Dalam film “Senin Harga Naik”, Nayla memerankan karakter Tasya, putri bungsu dari Ibu Retno yang diperankan oleh Meriam Bellina. Tasya digambarkan sebagai sosok yang ceria dan sering menemani sang ibu, bahkan dalam menenangkan hati ibunya saat resah.
Senada dengan Nayla, aktris senior Meriam Bellina menekankan pentingnya menjaga komunikasi antar anggota keluarga. “Sesibuk apapun kita, keluarga itu nomor satu. Lebaran jadi pengingat untuk selalu pulang ke rumah, ke akar kita,” kata Meriam. Ia juga melihat Lebaran sebagai kesempatan untuk memperbaiki hubungan yang mungkin sempat renggang. “Selalu ada kesempatan untuk memperbaiki semua, dan saya rasa menonton film Senin Harga Naik bersama keluarga di momen Lebaran bisa menjadi salah satu sarana untuk menemukan kembali kehangatan keluarga,” paparnya. Dalam film tersebut, Meriam Bellina berperan sebagai Ibu Retno, seorang ibu tunggal pemilik toko roti legendaris “Mercusuar” yang menghadapi konflik dengan anak-anaknya, terutama Mutia (diperankan Nadya Arina).
Film “Senin Harga Naik” sendiri mengangkat tema hubungan ibu dan anak yang sarat emosi, mengajak penonton merenungkan tentang pengampunan, harga diri, dan nilai kekeluargaan yang sering terlupakan demi kesuksesan. Produser Chand Parwez Servia berharap film ini dapat menghangatkan hati penonton dan menjadi pengingat akan pentingnya kebersamaan keluarga, terutama di momen Lebaran. Film ini akan bersaing ketat dengan sejumlah judul lain yang juga tayang di musim Lebaran 2026.
Di luar layar, Nayla Purnama juga menunjukkan komitmennya terhadap keluarga. Ia selalu didampingi orang tua saat bekerja dan melibatkan mereka dalam setiap keputusan penting, termasuk saat menyeimbangkan karier akting dengan studinya di jurusan Bisnis Manajemen. “Mama sama Papa akan selalu support apa yang aku pilih asalkan itu positif ya,” ungkap Nayla, menegaskan dukungan penuh dari keluarganya. Kehangatan keluarga ini menjadi fondasi kuat bagi Nayla dalam menjalani kesibukannya di dunia hiburan.
Perayaan Idulfitri 2026 sendiri diperkirakan jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026, menurut penetapan Muhammadiyah, sementara pemerintah melalui sidang isbat dan Nahdlatul Ulama (NU) kemungkinan akan menetapkannya pada Sabtu, 21 Maret 2026. Terlepas dari perbedaan tanggal, esensi Lebaran sebagai momen kebersamaan dan kehangatan keluarga tetap menjadi fokus utama, sebagaimana yang disuarakan oleh Nayla Purnama dan Meriam Bellina.