Netflix Mundur dari Akuisisi Warner Bros. Discovery, Paramount Skydance Ambil Alih

Author Image

Hodak

28 Februari 2026

telah secara resmi menarik diri dari kesepakatan untuk mengakuisisi sebagian aset (WBD), menyusul keputusan dewan direksi WBD pada Kamis, 26 Februari 2026, yang menyatakan tawaran dari Corporation lebih unggul. Langkah ini membuka jalan bagi Paramount Skydance untuk mengambil alih seluruh konglomerat media tersebut.

Sebelumnya, Netflix telah mencapai kesepakatan pada Desember 2025 untuk membeli divisi streaming dan studio WBD dengan nilai $27,75 per saham, atau total sekitar $82,7 miliar termasuk utang. Namun, Paramount Skydance mengajukan tawaran tandingan yang lebih tinggi, yakni $31 per saham secara tunai untuk 100% saham WBD, dengan total valuasi sekitar $110,9 miliar termasuk utang.

Dalam sebuah pernyataan, Co-CEO Netflix, Ted Sarandos dan Greg Peters, menjelaskan alasan penarikan diri mereka. “Kami selalu disiplin, dan pada harga yang dibutuhkan untuk menyamai tawaran terbaru Paramount Skydance, kesepakatan ini tidak lagi menarik secara finansial, jadi kami menolak untuk menyamai tawaran Paramount Skydance,” ujar mereka. Keduanya menambahkan, “Transaksi ini selalu menjadi ‘hal yang bagus untuk dimiliki’ pada harga yang tepat, bukan ‘keharusan’ pada harga berapa pun.”

Dewan direksi WBD memberikan waktu empat hari kerja kepada Netflix untuk mengajukan tawaran balasan, namun Netflix merespons kurang dari dua jam kemudian dengan menolak untuk menaikkan proposalnya. Keputusan Netflix ini disambut positif oleh investor, dengan saham perusahaan melonjak sekitar 10% setelah pengumuman tersebut, mencerminkan kelegaan pasar atas penghindaran ekspansi yang dianggap berisiko.

Tawaran Paramount Skydance tidak hanya lebih tinggi, tetapi juga mencakup akuisisi seluruh aset Warner Bros. Discovery, termasuk jaringan televisi linear seperti CNN, HBO, TBS, TNT, Food Network, dan HGTV. Hal ini berbeda dengan proposal Netflix yang hanya menargetkan bisnis streaming dan studio.

Paramount Skydance juga menunjukkan komitmen finansial yang kuat. Larry Ellison, salah satu pendiri Oracle, dan Ellison Trust, menjamin pendanaan ekuitas sebesar $45,7 miliar untuk mendukung tawaran Paramount. Selain itu, Paramount setuju untuk membayar biaya pengakhiran regulasi sebesar $7 miliar jika kesepakatan gagal karena masalah regulasi, serta menanggung biaya pengakhiran sebesar $2,8 miliar yang harus dibayarkan WBD kepada Netflix.

David Ellison, Chairman dan CEO Paramount, menyambut baik keputusan dewan WBD. “Kami senang Dewan WBD dengan suara bulat telah mengonfirmasi nilai superior dari tawaran kami, yang memberikan nilai superior, kepastian, dan kecepatan penutupan kepada pemegang saham WBD,” ujarnya. Sementara itu, Presiden dan CEO WBD, David Zaslav, menyebut Netflix sebagai “perusahaan yang hebat” dan menyatakan antusiasmenya terhadap potensi gabungan Paramount Skydance dan Warner Bros. Discovery.

Proses penawaran ini telah berlangsung sengit sejak November 2025, dengan Netflix awalnya mencapai kesepakatan merger pada 4 Desember 2025. Namun, Paramount terus merevisi proposalnya hingga akhirnya dianggap superior. Akuisisi ini juga sempat menghadapi pengawasan antimonopoli dari Departemen Kehakiman AS terkait potensi kesepakatan Netflix-WBD. Kesepakatan antara Paramount dan WBD diperkirakan akan rampung antara September hingga Desember 2026.