Neve Campbell Kembali di ‘Scream 7’ di Tengah Badai Kontroversi dan Ulasan Campur Aduk

Author Image

Hodak

28 Februari 2026

Setelah penantian panjang dan serangkaian drama di balik layar, film horor slasher yang dinanti-nantikan, , akhirnya tayang perdana pada 25 Februari 2026 dan dirilis secara luas di Amerika Serikat pada 27 Februari 2026. Kembalinya ikon waralaba, sebagai , menjadi sorotan utama di tengah berbagai kontroversi yang menyelimuti produksi film ini.

Neve Campbell, yang sebelumnya absen dari Scream VI karena perselisihan gaji, akhirnya setuju untuk kembali memerankan karakter Sidney Prescott setelah menerima tawaran yang disebutnya “sangat terhormat”. Dalam Scream 7, Sidney Prescott digambarkan telah menjalani kehidupan yang tenang sebagai pemilik kedai kopi di Pine Grove, Indiana, menikah dengan seorang polisi bernama Mark Evans (Joel McHale), dan menjadi ibu dari tiga anak. Namun, kedamaiannya terusik ketika putrinya yang berusia remaja, Tatum (Isabel May), menjadi target baru Ghostface.

Drama di Balik Layar yang Mengguncang Produksi

Perjalanan produksi Scream 7 tidaklah mulus. Film ini menghadapi berbagai tantangan, termasuk pergantian sutradara. Setelah Matt Bettinelli-Olpin dan Tyler Gillett mundur, Christopher Landon sempat ditunjuk sebagai sutradara, namun ia juga kemudian meninggalkan proyek tersebut di tengah tuduhan pelecehan dan perombakan kreatif. Mogok kerja SAG-AFTRA pada tahun 2023 juga turut memperlambat proses pra-produksi.

Kontroversi terbesar muncul pada November 2023 ketika , pemeran Sam Carpenter di dua film Scream sebelumnya, dipecat oleh Spyglass Media Group. Pemecatan ini terjadi setelah Barrera mengunggah komentar di media sosial mengenai konflik Israel-Hamas, yang dianggap antisemit oleh pihak studio. Tak lama setelah itu, Jenna Ortega, yang memerankan Tara Carpenter, juga memutuskan untuk tidak kembali. Awalnya disebut karena jadwal yang bentrok dengan serial Netflix Wednesday, Ortega kemudian mengklarifikasi bahwa keputusannya didasari oleh perubahan tim kreatif dan pemeran. Ia menyatakan, “Situasi Melissa terjadi, dan semuanya berantakan.”

Kevin Williamson, penulis skenario asli Scream (1996), akhirnya mengambil alih kursi sutradara untuk pertama kalinya dalam waralaba ini, sekaligus ikut menulis skenario bersama Guy Busick. Keputusan ini disambut baik oleh banyak penggemar, meskipun film ini tetap diwarnai seruan boikot dari beberapa pihak sebagai bentuk protes atas pemecatan Barrera.

Kembalinya Wajah Lama dan Sentuhan Modern

Selain Neve Campbell, beberapa wajah familiar dari waralaba ini juga kembali, termasuk Courteney Cox sebagai jurnalis Gale Weathers, Jasmin Savoy Brown sebagai Mindy Meeks-Martin, dan Mason Gooding sebagai Chad Meeks-Martin. Bahkan, beberapa karakter yang sebelumnya dianggap tewas, seperti Stu Macher (Matthew Lillard), Dewey Riley (David Arquette), dan Roman Bridger (Scott Foley), juga kembali muncul, menambah elemen kejutan bagi para penggemar. Roger L. Jackson kembali mengisi suara ikonik Ghostface.

Scream 7 mencoba memadukan nostalgia dengan elemen modern. Alur ceritanya kembali ke suasana kota kecil, mengingatkan pada film-film awal. Film ini juga menghadirkan teknologi seperti FaceTime dan teori penggunaan AI oleh Ghostface sebagai kaki tangan, mencoba menyentuh kecemasan era digital. Namun, beberapa kritikus merasa bahwa upaya meta-komentar yang menjadi ciri khas waralaba ini terasa kurang mendalam dan lebih seperti “daftar periksa” referensi.

Ulasan Kritis yang Terpecah Belah

Sayangnya, Scream 7 menerima ulasan yang sebagian besar negatif dari para kritikus. Film ini digambarkan sebagai “berbelit-belit,” “datar, tak bernyawa,” “buruk,” dan bahkan “sangat buruk.” Banyak ulasan menyoroti bahwa film ini kesulitan menemukan identitasnya sendiri dan terlalu mengandalkan nostalgia. Meskipun demikian, beberapa penggemar mungkin akan tetap terhibur dengan aksi slasher yang brutal dan kembalinya karakter-karakter favorit.

Dengan anggaran produksi sekitar 45 juta dolar AS, Scream 7 sejauh ini mencatat pendapatan box office sebesar 7,8 juta dolar AS. Bagi yang ingin menonton di rumah, Tech Advisor memperkirakan film ini akan tersedia secara digital sekitar 31 Maret 2026, di layanan streaming Paramount+ antara 14-28 April 2026, dan dalam bentuk fisik pada akhir Mei atau awal Juni 2026.