Neve Campbell Kembali ke ‘Scream 7’, Ungkap Alasan di Balik Drama Produksi yang Berliku

Author Image

Hodak

28 Februari 2026

Kabar gembira datang bagi para penggemar waralaba horor ‘Scream’. Aktris legendaris , yang dikenal luas sebagai Sidney Prescott, telah mengonfirmasi kepulangannya untuk membintangi ‘‘ pada Maret 2024. Kembalinya Campbell ini menjadi titik terang setelah serangkaian drama dan kontroversi yang sempat mengguncang produksi film ketujuh dari saga horor ikonik tersebut, yang baru saja tayang perdana pada 27 Februari 2026.

Sebelumnya, Campbell sempat absen dari ‘Scream VI’ karena perselisihan gaji yang dianggapnya tidak adil. Ia pernah menyatakan, “Sebagai seorang wanita, saya harus bekerja sangat keras dalam karier saya untuk menetapkan nilai saya, terutama dalam hal ‘Scream’. Saya merasa tawaran yang diberikan kepada saya tidak sebanding dengan nilai yang telah saya berikan pada waralaba ini.” Namun, untuk ‘Scream 7’, ia kembali setelah didekati dengan cara yang “paling hormat”. Campbell mengungkapkan rasa syukurnya, “Saya sangat bersyukur bahwa studio mendengarkan saya ketika saya berbicara tentang perbedaan gaji dan ketika saya berbicara tentang negosiasi [Scream VI] yang tidak terasa hormat… Ketika mereka pertama kali mendekati saya [untuk ‘Scream 7’], saya berpikir, ‘Saya tidak tahu seperti apa rasa hormat bagi mereka. Kami mungkin berada di tempat yang sangat berbeda.’ Tapi mereka memulai dengan posisi yang kuat, jadi itu menyenangkan.”

Kepulangan Campbell ini terjadi setelah ‘Scream 7’ diterpa badai pemecatan dan pengunduran diri para talenta utamanya. Pada November 2023, aktris , yang memerankan karakter Sam Carpenter di dua film ‘Scream’ sebelumnya, dipecat dari proyek tersebut. Pemecatan ini dipicu oleh postingan media sosial Barrera mengenai konflik Israel-Hamas, yang oleh Spyglass Media Group, rumah produksi di balik ‘Scream’, dianggap sebagai ujaran antisemit.

Dalam salah satu unggahannya, Barrera menulis, “Gaza saat ini diperlakukan seperti kamp konsentrasi. Mengumpulkan semua orang, tanpa tujuan, tanpa listrik, tanpa air… Masyarakat tidak belajar apa pun dari sejarah kita. Dan seperti sejarah kita, orang-orang masih diam-diam menyaksikan semua hal terjadi. INI ADALAH GENOSIDA & PEMBERSIHAN ETNIS.” Spyglass Media Group menanggapi dengan pernyataan tegas, “Sikap Spyglass sangat jelas: Kami tidak menoleransi antisemitisme atau hasutan kebencian dalam bentuk apa pun, termasuk referensi palsu mengenai genosida, pembersihan etnis, distorsi Holocaust, atau apa pun yang secara terang-terangan melanggar batas dan menjadi ujaran kebencian.” Barrera sendiri membela postingannya, menyatakan, “Pertama dan terpenting, saya mengutuk antisemitisme dan Islamofobia. Saya mengutuk kebencian dan prasangka apa pun terhadap sekelompok orang mana pun.”

Tak lama setelah kepergian Barrera, aktris Jenna Ortega, yang berperan sebagai Tara Carpenter, juga memutuskan untuk tidak melanjutkan perannya di ‘Scream 7’ pada November 2023. Awalnya dikabarkan karena konflik jadwal dengan syuting musim kedua serial ‘Wednesday’, Ortega kemudian mengklarifikasi bahwa alasannya lebih kompleks. “Itu tidak ada hubungannya dengan bayaran atau jadwal. Masalah Melissa sedang terjadi, dan semuanya berantakan,” jelas Ortega. “Jika ‘Scream VII’ tidak akan bersama tim sutradara dan orang-orang yang saya cintai, maka itu tidak terasa seperti langkah yang tepat untuk karier saya saat itu.”

Drama tidak berhenti sampai di situ. Pada Desember 2023, sutradara , yang sebelumnya didapuk untuk mengarahkan ‘Scream 7’, mengumumkan pengunduran dirinya. Landon secara terbuka menyebut proyek tersebut sebagai “pekerjaan impian yang berubah menjadi mimpi buruk.” Ia menjelaskan alasannya mundur, “Tidak ada lagi filmnya. Seluruh naskah adalah tentang dia [Barrera]. Saya tidak menandatangani kontrak untuk membuat ‘film Scream’. Saya menandatangani kontrak untuk membuat film itu. Ketika film itu tidak ada lagi, saya pindah.” Landon juga mengungkapkan bahwa ia menerima ancaman pembunuhan setelah pemecatan Barrera, meskipun ia tidak terlibat dalam keputusan tersebut.

Di tengah ketidakpastian tersebut, harapan kembali menyala dengan pengumuman kembalinya Neve Campbell. Sebagai pengganti Landon, Kevin Williamson, penulis asli dan produser eksekutif waralaba ‘Scream’, mengambil alih kursi sutradara untuk ‘Scream 7’. Williamson, yang juga ikut menulis skenario bersama Guy Busick, mengungkapkan antusiasmenya. “Sudah hampir 30 tahun sejak naskah pertama saya, ‘Scream’, disutradarai oleh Wes Craven yang legendaris,” tulis Williamson. “Saya tidak pernah menyangka akan menjadi seperti ini. Atau bahwa saya akan menyutradarai bagian ketujuh dari waralaba ini. Saya diliputi rasa syukur dan kegembiraan, dan saya tidak sabar untuk melakukan perjalanan ini bersama Neve dan seluruh keluarga ‘Scream’ saat kami membawa kembali Sidney Prescott di babak berikutnya…” Ia menambahkan, “Ini sangat personal bagi saya. Ini melampaui impian terliar saya.”

Film ini akan berpusat pada Sidney Prescott yang kini telah membangun kehidupan baru dan harus melindungi putrinya, Tatum Evans (diperankan oleh Isabel May), dari teror Ghostface yang baru. Selain Campbell dan May, beberapa pemeran lama yang kembali adalah Courteney Cox sebagai Gale Weathers, Jasmin Savoy Brown sebagai Mindy Meeks-Martin, dan Mason Gooding sebagai Chad Meeks-Martin. Meskipun demikian, ‘Scream 7’ yang dirilis pada 27 Februari 2026 ini telah menerima ulasan negatif dari para kritikus. Kontroversi seputar pemecatan Barrera juga memicu seruan boikot terhadap film tersebut dari beberapa penggemar.