Penyerang bintang Neymar Jr. kembali menjadi sorotan setelah mencetak gol untuk Santos FC dalam pertandingan Serie A Brasil melawan Vasco da Gama pada Kamis, 26 Februari 2026. Laga yang berlangsung di Estádio Urbano Caldeira tersebut berakhir dengan skor imbang 1-1 di babak pertama, dengan Neymar membuka keunggulan untuk Santos pada menit ke-25.
Meskipun ada beberapa perbincangan daring mengenai dugaan aksi simulasi oleh Neymar dalam pertandingan ini, laporan-laporan terkini dari berbagai sumber berita olahraga tidak mengindikasikan adanya insiden kontroversial semacam itu. Statistik pertandingan bahkan menunjukkan minimnya pelanggaran, dengan catatan ‘Fouls: 0-0’ pada paruh pertama laga.
Kembalinya Neymar ke Santos pada Januari 2025 dan perpanjangan kontraknya hingga akhir 2026 telah menempatkannya kembali di pusat perhatian sepak bola Brasil. Namun, perjalanan kedua Neymar bersama klub masa kecilnya ini tidak selalu mulus.
Sebelum pertandingan terbaru ini, Neymar dan Santos memiliki kenangan pahit saat menghadapi Vasco da Gama. Pada 17 Agustus 2025, Santos menelan kekalahan telak 0-6 di kandang sendiri dari Vasco da Gama dalam laga Serie A Brasil. Kekalahan memalukan tersebut menjadi rekor kekalahan terbesar dalam karier profesional Neymar.
Pasca-kekalahan 0-6 itu, Neymar terlihat sangat terpukul dan meninggalkan lapangan dengan berlinang air mata. Ia bahkan sempat meluapkan kekecewaannya dengan menyebut performa timnya sebagai “sebuah sampah dan memalukan.” Insiden tersebut memicu kemarahan suporter, yang bahkan dilaporkan sempat mengkonfrontasi para pemain di tempat latihan klub, dengan Neymar disebut-sebut menerima ancaman kekerasan. Kekalahan telak itu juga berujung pada pemecatan pelatih Santos saat itu, Cleber Xavier.
Kini, dengan golnya di laga terbaru melawan Vasco dan absennya laporan mengenai insiden simulasi, Neymar diharapkan dapat terus fokus membawa Santos meraih hasil positif. Klub berjuluk Peixe tersebut berupaya bangkit dari posisi ke-15 di klasemen Serie A Brasil musim sebelumnya, yang hanya berjarak dua poin dari zona degradasi.