Austin FC memasuki musim Major League Soccer (MLS) 2026 dengan semangat baru, meskipun bayang-bayang kekecewaan playoff tahun sebelumnya masih terasa. Pelatih kepala Nico Estévez, yang mengambil alih kemudi tim pada Oktober 2024, menyatakan optimisme terhadap peningkatan awal yang ditunjukkan skuadnya, terutama menjelang laga krusial melawan D.C. United.
Musim 2025 memang menjadi rollercoaster emosi bagi Austin FC. Mereka berhasil mengamankan tempat di babak playoff MLS Cup untuk kedua kalinya dalam sejarah klub, finis di posisi keenam Wilayah Barat dengan 47 poin. Namun, perjalanan mereka terhenti secara menyakitkan di putaran pertama setelah kalah dua kali dari LAFC, termasuk kekalahan telak 4-1 di kandang sendiri pada Game 2. Di sisi lain, Verde & Black juga mencatatkan pencapaian signifikan dengan melaju hingga final U.S. Open Cup, meski akhirnya gagal meraih trofi.
Menjelang musim 2026, Estévez mengakui bahwa pramusim berjalan “lambat” akibat cedera yang menimpa sejumlah pemain kunci, termasuk ketiga designated player, Owen Wolff, dan Mikkel Desler. Namun, ia melihat adanya kemajuan yang jelas dari awal hingga akhir pramusim. “Kami perlu merasa bahwa kami membuat kemajuan, bahwa kami meningkat, bahwa kami menjadi lebih baik,” ujar Estévez. “Dan saya pikir dari awal pramusim dan bagaimana kami mengakhiri pramusim, kami melihat peningkatan itu, dan kami melihat sekilas apa yang ingin kami lihat selama musim MLS ini.”
Pelatih asal Spanyol itu menyoroti penyesuaian di sisi pertahanan dan transisi defensif yang membuat tim lebih stabil. Fleksibilitas posisi pemain juga menjadi fokus utama, mengingat batasan daftar pemain di liga. Austin FC, di bawah arahan Estévez, bertekad untuk tampil “berani dan serakah” sepanjang musim 2026.
Laga pembuka musim 2026 Austin FC pada 21 Februari lalu melawan Minnesota United FC berakhir dengan tim dua kali tertinggal. Kini, perhatian beralih ke pertandingan kandang melawan D.C. United yang dijadwalkan pada 1 Maret 2026 di Q2 Stadium.
D.C. United sendiri memiliki cerita yang kontras. Musim 2025 mereka berakhir di dasar klasemen Wilayah Timur dan gagal lolos playoff untuk keenam kalinya berturut-turut. Namun, di bawah pelatih baru René Weiler, D.C. United memulai musim 2026 dengan kejutan, mengalahkan Philadelphia Union, tim terbaik MLS 2025, dengan skor 1-0. Meskipun demikian, Austin FC memiliki rekor head-to-head yang dominan atas D.C. United, memenangkan ketiga pertemuan sebelumnya sejak 2022. Pertemuan ini akan menjadi ujian penting bagi kedua tim di awal musim.