Aktris Nova Eliza membagikan pengalaman kurang menyenangkan saat baru saja mendarat di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali. Ia mengeluhkan sistem penawaran harga taksi di bandara tersebut yang dinilainya membingungkan dan tidak tertib. Kejadian ini dialami Nova pada Desember 2025 lalu saat ia terbang dari Jakarta ke Bali.
Setibanya di bandara, bintang film Legenda Kelam Malin Kundang itu mengaku dikerubungi sejumlah pihak yang menawarkan jasa taksi. Namun, para penawar tersebut mematok harga yang berbeda-beda dan terbilang tinggi.
Tawaran Harga Bervariasi
Nova Eliza mengungkapkan kebingungannya atas perbedaan tarif yang ditawarkan. “Tawaran pertama itu Rp 400 ribu, yang kedua Rp 600 ribu, yang ketiga Rp 800 ribu. Jadi agak membingungkan saja,” ungkap Nova Eliza kepada awak media di Studio Pagi-Pagi Ambyar TransTV, Jakarta Selatan, Sabtu (31/1/2026).
Ia merasa terganggu karena tidak adanya standar harga yang pasti, padahal jarak tempuh dari bandara ke lokasi tujuannya di area Seminyak dan Berawa menurutnya tidak terlalu jauh. Para penyedia jasa transportasi tersebut berdalih bahwa tingginya tarif dikarenakan kondisi lalu lintas yang macet total.
Kondisi Jalan Tidak Macet
Namun, Nova menemukan fakta sebaliknya saat sudah berada di jalan. “Tidak semacet seperti yang dibicarakan. Keluar dari bandara ke Seminyak, ke Sunset Road sih nggak macet sama sekali,” jelas ibu satu anak ini.
Sebagai public figure dan wisatawan, Nova berharap adanya pembenahan layanan transportasi di bandara agar lebih tertib. Ia menekankan pentingnya keamanan dan kenyamanan penumpang melalui tarif resmi yang sudah ditetapkan, bukan sistem tawar-menawar yang dinilainya ‘menembak’ harga sembarangan.
“Rasanya kan lebih nyaman aja gitu kalau misalnya memang itu official dari bandara. Penginnya kita kan lebih tertib saja, jadi nggak ada yang nawarin dari murah ke mahal,” pungkasnya.






