Berita

NU Genap 1 Abad Masehi: Tema ‘Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Mulia’ Diluncurkan

Advertisement

Organisasi masyarakat Islam Nahdlatul Ulama (NU) akan merayakan satu abad usianya dalam kalender Masehi pada 31 Januari 2026. Menyambut momen bersejarah ini, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) telah resmi merilis tema dan logo peringatan Hari Lahir (Harlah) 1 Abad NU Masehi.

NU didirikan pada 16 Rajab 1344 Hijriah, yang bertepatan dengan 31 Januari 1926 Masehi. Sebelumnya, NU telah mencapai usia satu abad dalam penanggalan Hijriah pada 7 Februari 2023 (16 Rajab 1444 H). Kini, giliran peringatan satu abad Masehi yang akan jatuh pada 31 Januari 2026.

Tema Harlah 1 Abad NU Masehi

Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf, yang akrab disapa Gus Yahya, telah meluncurkan tema Harlah 1 Abad NU Masehi. Tema tersebut adalah “Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Mulia.”

Gus Yahya menjelaskan bahwa tema ini merupakan kelanjutan dan visi besar PBNU untuk membangun peradaban, yang sejalan dengan cita-cita pendirian NU. Tema ini juga merupakan kesinambungan dari Harlah 1 Abad NU versi Hijriah.

“Oleh sebab itu, PBNU memulai dengan tagline Merawat Jagat Membangun Peradaban karena kita memahami bahwa jamiyyah ini didirikan dengan visi untuk membangun peradaban. Itu berarti bukan hanya untuk bangsa Indonesia saja, bukan hanya untuk kaum mu’minin, tapi juga untuk seluruh umat manusia,” ujar Gus Yahya dalam acara Khatmil Quran dan Istigotsah Harlah ke-103 NU di Lobi Gedung PBNU, Jakarta Pusat, Senin (5/1/2025).

Advertisement

Logo Harlah 1 Abad NU Masehi

Logo Harlah 1 Abad NU Masehi dirancang dengan makna filosofis yang mendalam:

  • Angka 100: Melambangkan satu abad perjalanan Indonesia sebagai bangsa yang merdeka, matang, dan berpengalaman dalam menghadapi dinamika zaman. Angka ini menjadi simbol kematangan, evaluasi, dan tonggak sejarah besar.
  • Bentuk solid: Menunjukkan keteguhan bangsa setelah perjalanan panjang.
  • Angka 1: Menjadi simbol fondasi awal kemerdekaan yang berakar kuat pada nilai moral, spiritualitas, harapan, dan pertumbuhan.
  • Warna hijau: Mencerminkan keberlanjutan serta komitmen untuk menjaga nilai-nilai luhur bangsa. Warna ini juga melambangkan awal perjuangan bangsa dan fondasi moral-spiritual Indonesia Merdeka.
  • Angka 0 berwarna emas: Melambangkan kejayaan, kemuliaan, dan capaian peradaban. Warna emas merepresentasikan cita-cita besar Indonesia untuk menjadi bangsa yang unggul, bermartabat, dan berkelas di tingkat global.
  • Bentuk lingkaran pada angka nol: Bermakna kesempurnaan dan kesinambungan.

Secara keseluruhan, desain logo yang membulat dan solid ini menggambarkan kesinambungan, persatuan, serta kekokohan bangsa dalam merajut masa lalu, masa kini, dan masa depan.

Logo tersebut dapat diunduh melalui tautan yang disediakan.

Advertisement