Denver Nuggets berhasil mengamankan kemenangan penting atas rival Wilayah Barat mereka, Phoenix Suns, dalam pertandingan sengit yang berlangsung pada Rabu, 25 Maret 2026. Dalam laga yang penuh tensi tersebut, Nuggets menunjukkan dominasinya di kuarter akhir untuk meraih hasil positif, memperkuat posisi mereka di klasemen menjelang babak playoff.
Pertandingan yang digelar di kandang Nuggets ini menjadi ajang pembuktian bagi kedua tim yang tengah berjuang di fase krusial musim reguler NBA 2025-2026. Nuggets, yang dilatih oleh David Adelman, datang dengan rekor 44-28 dan menempati posisi keempat di Wilayah Barat. Mereka sedang dalam tren positif, baru saja mencatatkan dua kemenangan beruntun, termasuk atas Portland Trail Blazers dengan skor 128-112 pada 22 Maret 2026.
Di sisi lain, Phoenix Suns, di bawah asuhan pelatih Jordan Ott, menghadapi laga ini dengan catatan 40-32 dan berada di peringkat ketujuh Wilayah Barat. Posisi ini menempatkan Suns di zona Play-In, sebuah skenario yang ingin mereka hindari dengan meraih kemenangan di sisa musim. Suns sendiri baru saja memutus rentetan kekalahan dengan mengalahkan Toronto Raptors 120-98 pada 22 Maret 2026.
Performa Bintang dan Implikasi Klasemen
Nikola Jokic, bintang utama Denver Nuggets dan peraih tiga kali MVP NBA, sekali lagi menjadi motor serangan timnya. Kemampuan passing luar biasa dan dominasinya di area paint menjadikannya poros utama ofensif Nuggets. Sementara itu, Jamal Murray turut memberikan ancaman ofensif yang elit dengan kemampuan mencetak angka dari berbagai posisi.
Dari kubu Suns, Devin Booker tetap menjadi titik fokus utama tim. Meskipun Kevin Durant dan Bradley Beal tidak lagi bersama Suns, Booker memikul beban ofensif yang besar, didukung oleh Jalen Green yang mendapatkan lebih banyak kesempatan. Sayangnya, Suns harus bermain tanpa Amir Coffey yang absen karena cedera pergelangan kaki kiri, dan Mark Williams yang masih dalam pemulihan cedera kaki, dengan Oso Ighodaro mengisi posisi starter.
Kemenangan ini sangat vital bagi Denver Nuggets untuk mengukuhkan posisi mereka di empat besar Wilayah Barat, yang akan memberikan keuntungan bermain di kandang pada putaran pertama playoff. Nuggets saat ini memiliki rekor yang sama dengan Minnesota Timberwolves (44-28) namun unggul dalam tiebreaker. Pelatih David Adelman dan timnya bertekad untuk mempertahankan momentum ini hingga akhir musim.
Bagi Phoenix Suns, kekalahan ini menambah tekanan dalam upaya mereka menghindari turnamen Play-In. Dengan hanya beberapa pertandingan tersisa di musim reguler, setiap laga menjadi krusial untuk memperbaiki posisi mereka di klasemen. Devin Booker dan rekan-rekan setimnya perlu menemukan konsistensi untuk bersaing di Wilayah Barat yang sangat kompetitif.
Secara historis, kedua tim ini memiliki rivalitas yang ketat, dengan Suns sedikit unggul dalam rekor pertemuan musim reguler sepanjang masa (105-93). Namun, dalam beberapa pertemuan terakhir di tahun 2025, Nuggets lebih sering keluar sebagai pemenang.