Olympico Panas: Marseille dan Lyon Adu Taktik di Velodrome, Misi Krusial Zona Eropa

Pertarungan sengit bertajuk ‘Olympico’ antara (OM) dan (OL) telah tersaji di Stade Velodrome, Marseille, pada Minggu, 1 Maret 2026, pukul 20:45 waktu setempat. Laga ini merupakan bagian dari pekan ke-24 McDonald’s dan menjadi krusial bagi ambisi kedua tim di papan atas klasemen.

Perebutan Tiket Eropa di Tengah Perubahan Pelatih

Olympique Marseille memasuki pertandingan ini dengan menduduki posisi keempat klasemen Ligue 1, mengumpulkan 40 poin dari 23 pertandingan. Mereka terpaut lima poin dari Olympique Lyon yang berada di peringkat ketiga dengan 45 poin dari jumlah laga yang sama. Persaingan memperebutkan tiket ke kompetisi Eropa, khususnya Liga Champions, menjadi sangat ketat. Tiga tim teratas akan lolos otomatis, sementara peringkat keempat harus melalui babak kualifikasi.

Kedua tim datang dengan wajah baru di kursi kepelatihan. Marseille baru saja menunjuk sebagai pelatih kepala pada 19 Februari 2026, menggantikan Roberto De Zerbi. Namun, debut Beye tidak berjalan mulus, ditandai dengan kekalahan 0-2 dari Brest. OM sendiri sedang dalam tren negatif empat pertandingan tanpa kemenangan di Ligue 1, dengan dua hasil imbang dan dua kekalahan.

Di sisi lain, Lyon juga memiliki pelatih baru, Paulo Fonseca, yang ditunjuk pada 31 Januari 2026 dengan kontrak hingga Juni 2027. Di bawah Fonseca, Lyon sempat mencatatkan 13 kemenangan beruntun di semua kompetisi, termasuk delapan di liga, sebelum akhirnya terhenti oleh kekalahan 1-3 dari Strasbourg. Menjelang laga ini, Fonseca menekankan pentingnya intensitas. “Kami mengharapkan pertandingan dengan intensitas tinggi,” ujarnya.

Prediksi Susunan Pemain dan Absennya Pilar Penting

Rivalitas ‘Olympico’ selalu menyajikan drama dan tensi tinggi, dan pertandingan ini tidak terkecuali. Dalam pertemuan terakhir pada Agustus 2025, Lyon berhasil meraih kemenangan tipis 1-0 di kandang. Namun, Marseille memiliki rekor kandang yang solid, hanya menelan satu kekalahan dari 11 pertandingan di Stade Velodrome musim ini.

Marseille diprediksi akan mengandalkan Mason Greenwood, pencetak 14 gol dan 4 assist, serta Amine Gouiri di lini serang. Pierre-Emile Højbjerg juga menjadi pilar penting di lini tengah. Sementara itu, Lyon akan bertumpu pada Endrick, Corentin Tolisso, dan Roman Yaremchuk.

Namun, Lyon harus menghadapi laga ini tanpa beberapa pemain kunci. Pavel Sulc, pencetak gol terbanyak mereka, absen karena cedera hamstring, bersama Ruben Kluivert yang sakit, Ernest Nuamah, Malick Fofana yang cedera engkel, dan Afonso Moreira. Meskipun demikian, Clinton Mata diperkirakan dapat tampil setelah sempat mengalami cedera.

Berikut adalah prediksi susunan pemain yang diturunkan dalam laga ‘Olympico’ ini:

  • Olympique Marseille (Formasi 4-1-4-1): Geronimo Rulli (GK); Timothy Weah, Benjamin Pavard, Nayef Aguerd, Emerson Palmieri; Pierre-Emile Højbjerg; Mason Greenwood, Arthur Vermeeren, Quinten Timber, Igor Paixão; Amine Gouiri.
  • Olympique Lyon (Formasi 4-3-3): Dominik Greif (GK); Ainsley Maitland-Niles, Clinton Mata, Moussa Niakhate, Nicolas Tagliafico; Tanner Tessmann, Tyler Morton, Corentin Tolisso; Endrick, Roman Yaremchuk, Abner.

Dengan kondisi kedua tim yang sedang berjuang untuk konsistensi dan posisi di klasemen, ‘Olympico’ kali ini diharapkan menyajikan pertandingan yang penuh gairah dan adu strategi dari kedua pelatih baru.