Operasi Pekat Jaya 2026: Polda Metro Jaya Amankan 937 Pelaku Kriminal dalam 15 Hari

Author Image

Irfan

12 Februari 2026

Polda Metro Jaya Merilis Hasil Operasi Pekat Jaya 2026. (kurniawan Fadilah/detikcom)
Polda Metro Jaya merilis hasil Operasi Pekat Jaya 2026. (Kurniawan Fadilah/detikcom)

Polda Metro Jaya berhasil mengamankan 937 pelaku kriminal dalam pelaksanaan ‘Operasi Pekat Jaya 2026’ yang digelar selama 15 hari menjelang bulan Ramadan. Operasi ini mencakup wilayah hukum Jakarta dan sekitarnya.

Rincian Kasus dan Penahanan

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyatakan, secara keseluruhan Polda Metro Jaya menangani 772 kasus selama operasi berlangsung. Dari 937 orang yang diamankan, 487 di antaranya dilakukan penahanan sesuai ketentuan hukum, sementara 450 lainnya dikenakan pembinaan.

“Dalam pelaksanaan operasi, secara keseluruhan Polda Metro Jaya menangani 772 kasus, mengamankan 937 orang terhadap para pelaku, 487 orang dilakukan penahanan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku, dan 450 orang dilakukan pembinaan,” ujar Budi Hermanto dalam konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (12/2/2026).

Budi menambahkan, selain penangkapan pelaku, petugas juga berhasil menyita berbagai barang bukti. “Ada berbagai jenis senjata tajam, ada berbagai jenis obat-obatan, minuman keras, narkotika,” jelasnya.

Sasaran Operasi Pekat Jaya 2026

Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin memaparkan bahwa sasaran utama Operasi Pekat Jaya 2026 meliputi tawuran, pengguna narkoba, peredaran minuman keras ilegal, kejahatan jalanan seperti pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian biasa, peredaran petasan ilegal, dan premanisme.

“Dari hasil kegiatan operasi ini yang dilakukan di 30 titik target operasi sesuai dengan target 30 titik yang berhasil kami lakukan penindakan penegakan hukum maupun upaya-upaya preventif dan preventif lainnya, juga dilakukan penindakan terhadap 742 titik lokasi non-target operasi,” ungkap Iman.

Kasus Menonjol

Iman Imanuddin merinci jenis kejahatan yang paling mendominasi selama operasi. Kasus pencurian dengan pemberatan (curat) tercatat sebanyak 77 kasus. Selain itu, kasus lain yang ditindak meliputi pencurian kendaraan bermotor sebanyak 17 kasus, pencurian dengan kekerasan 3 kasus, dan tawuran 24 kasus.

Selama 15 hari operasi, total ada 442 laporan polisi yang diterima Polda Metro Jaya, yang kemudian dikembangkan menjadi 772 kasus tindak pidana.