Bulan suci Ramadan telah tiba, membawa serta berbagai amalan ibadah yang sangat dianjurkan, salah satunya adalah sholat Tarawih. Ibadah sunnah muakkad ini menjadi momen istimewa bagi umat Muslim untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Meskipun umumnya dilaksanakan secara berjamaah di masjid atau musala, sholat Tarawih juga sah dan diperbolehkan untuk dikerjakan sendiri di rumah.
Fleksibilitas ini memberikan kemudahan bagi mereka yang memiliki uzur atau kondisi tertentu yang menghalangi untuk berjamaah. Bahkan, Rasulullah SAW sendiri pernah melaksanakan sholat malam di rumah untuk menghindari anggapan bahwa ibadah tersebut adalah fardu atau wajib. Dengan demikian, melaksanakan Tarawih secara mandiri di rumah tetap mendatangkan pahala dan keutamaan yang besar.
Hukum dan Keutamaan Sholat Tarawih Sendiri
Sholat Tarawih memiliki hukum sunnah muakkad, yang berarti sangat dianjurkan untuk dikerjakan. Para ulama sepakat bahwa sholat ini sah dilakukan secara munfarid atau sendiri di rumah. Meskipun berjamaah di masjid dianggap lebih utama karena menjadi syiar Islam, sholat Tarawih sendiri tetap mendatangkan keutamaan, seperti pengampunan dosa-dosa yang telah lalu bagi yang melaksanakannya dengan iman dan ikhlas.
Dalam riwayat Aisyah RA, disebutkan bahwa Rasulullah SAW tidak pernah menambah sholat malam lebih dari 11 rakaat, yang menjadi dasar formasi Tarawih 8 rakaat ditambah 3 rakaat Witir. Keutamaan sholat Tarawih juga dipercaya memiliki fadhilah khusus di setiap malamnya, seperti ampunan dosa bagi pelakunya dan kedua orang tuanya pada malam kedua Ramadan, sebagaimana disebutkan dalam Kitab Durratun Nasihin.
Niat Sholat Tarawih Sendiri di Rumah
Sebelum memulai sholat Tarawih, penting untuk melafalkan niat. Niat ini diucapkan dalam hati bersamaan dengan takbiratul ihram. Berikut adalah bacaan niat sholat Tarawih dua rakaat saat dikerjakan sendiri:
Arab:
أُصَلِّي سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لِلّٰهِ تَعَالَى
Latin:
Ushalli sunnatat tarāwīhi rak’ataini mustaqbilal qiblati adā’an lillāhi ta’ālā.
Arti:
“Aku niat sholat sunnah Tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat, tunai karena Allah Ta’ala.”
Tata Cara Sholat Tarawih Sendiri (Dua Rakaat per Salam)
Pelaksanaan sholat Tarawih sendiri pada dasarnya sama dengan sholat sunnah dua rakaat lainnya. Berikut adalah langkah-langkahnya:
- Membaca Niat: Niatkan sholat Tarawih dua rakaat di dalam hati.
- Takbiratul Ihram: Mengangkat kedua tangan sambil mengucapkan “Allahu Akbar” sebagai tanda dimulainya sholat.
- Membaca Doa Iftitah: Hukumnya sunnah.
- Membaca Surat Al-Fatihah: Wajib dibaca pada setiap rakaat karena merupakan rukun sholat.
- Membaca Surat Pendek: Setelah Al-Fatihah, bacalah salah satu surat pendek dari Al-Qur’an. Anda bisa membaca surat yang sama berulang-ulang jika tidak hafal banyak surat, atau bahkan membaca mushaf Al-Qur’an (menurut Imam Syafi’i dan Ahmad).
- Ruku’ dengan Thuma’ninah: Membungkukkan badan dengan sempurna dan tenang sejenak.
- I’tidal: Bangun dari ruku’ dan berdiri tegak.
- Sujud Dua Kali: Melakukan gerakan sujud secara khusyuk.
- Duduk di Antara Dua Sujud: Duduk sejenak di antara dua sujud.
- Berdiri untuk Rakaat Kedua: Lakukan urutan yang sama seperti rakaat pertama.
- Tahiyat Akhir dan Salam: Setelah rakaat kedua, duduk tahiyat akhir dan akhiri dengan salam.
Ulangi siklus dua rakaat ini hingga mencapai jumlah rakaat yang diinginkan, baik 8 rakaat atau 20 rakaat.
Jumlah Rakaat dan Sholat Witir
Jumlah rakaat sholat Tarawih yang umum dilakukan adalah 8 rakaat atau 20 rakaat, yang kemudian ditutup dengan sholat Witir. Sholat Witir adalah sholat sunnah ganjil yang sangat dianjurkan sebagai penutup ibadah malam. Biasanya dikerjakan 3 rakaat, bisa dengan format 2 rakaat salam lalu dilanjutkan 1 rakaat salam, atau langsung 3 rakaat sekaligus.
Memahami Peran Bilal Tarawih
Istilah “Bilal Tarawih” sering menjadi trending topic selama bulan Ramadan. Bilal Tarawih adalah orang yang bertugas membaca bacaan tertentu untuk membantu imam dalam mengingatkan jumlah rakaat sholat Tarawih yang sedang dilakukan oleh jamaah. Peran ini sangat membantu dalam sholat berjamaah yang memiliki banyak rakaat.
Namun, jika Anda melaksanakan sholat Tarawih sendiri di rumah, peran bilal ini tidak diperlukan. Jeda antar dua rakaat sholat Tarawih yang biasa diisi dengan bacaan bilal di masjid, dapat Anda manfaatkan untuk beristirahat sejenak (tarwihah) atau mengisi dengan zikir dan doa secara pelan.
Dengan memahami niat dan tata cara yang benar, ibadah sholat Tarawih di rumah dapat dilaksanakan dengan khusyuk dan penuh keberkahan, meraih pahala yang dijanjikan Allah SWT di bulan Ramadan yang mulia ini.