Panduan Lengkap Tata Cara Salat Tarawih Berjamaah dan Sendiri di Rumah

Author Image

Hodak

21 Februari 2026

Trending Image 1771637557

merupakan salah satu ibadah sunah yang sangat dinantikan kehadirannya setiap bulan . Salat malam ini menjadi penanda khas suasana bulan suci, di mana umat Muslim berbondong-bondong menghidupkan malam-malam Ramadan dengan ibadah dan zikir. Hukum pelaksanaannya adalah sunah muakkadah, yakni amalan yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah SAW, baik bagi laki-laki maupun perempuan.

Secara bahasa, kata ‘Tarawih’ berasal dari bahasa Arab ‘tarwihah’ yang berarti istirahat. Penamaan ini merujuk pada kebiasaan umat Islam terdahulu yang beristirahat sejenak setelah setiap empat rakaat karena jumlah rakaatnya yang cukup banyak. Salat Tarawih dilaksanakan setelah salat Isya dan sebelum salat Witir, serta memiliki keutamaan besar, di antaranya pengampunan dosa-dosa yang telah lalu bagi mereka yang melaksanakannya dengan iman dan ikhlas.

Fleksibilitas Pelaksanaan: Berjamaah atau Sendiri

Meskipun salat Tarawih lazim dikerjakan secara berjamaah di masjid atau musala, ibadah ini juga sah dan diperbolehkan untuk dilakukan sendiri di rumah. Para ulama umumnya sepakat bahwa berjamaah di masjid lebih utama karena menjadi syiar Islam yang tampak di tengah masyarakat. Namun, Rasulullah SAW sendiri pernah beberapa kali melaksanakan salat Tarawih di rumah karena khawatir ibadah tersebut akan diwajibkan jika selalu dilakukan berjamaah.

Bagi mereka yang memiliki uzur syar’i seperti sakit, merawat anak, atau kondisi cuaca ekstrem, atau bahkan untuk menjaga kekhusyukan dan menghindari riya, melaksanakan Tarawih di rumah adalah pilihan yang valid. Bahkan, hadis Nabi SAW menganjurkan agar seseorang memberikan porsi bagi rumahnya untuk melaksanakan salat sunah, kecuali salat wajib.

Jumlah Rakaat Salat Tarawih dan Witir

Jumlah rakaat salat Tarawih bervariasi di kalangan umat Islam, umumnya 8 atau 20 rakaat, yang kemudian ditutup dengan salat Witir. Perbedaan ini diperbolehkan karena tidak ada hadis sahih yang secara tegas menetapkan jumlah rakaat Tarawih Rasulullah SAW. Nabi Muhammad SAW sendiri pernah melaksanakan 11 rakaat, yang terdiri dari 8 rakaat Tarawih dan 3 rakaat Witir.

Salat Tarawih biasanya dikerjakan dalam formasi dua rakaat satu salam. Setelah menyelesaikan seluruh rakaat Tarawih, dianjurkan untuk menutupnya dengan salat Witir, yang bisa dilakukan 1, 3, atau 5 rakaat.

Niat Salat Tarawih dan Witir

Niat merupakan unsur penting dalam ibadah dan harus diucapkan dalam hati saat takbiratul ihram. Berikut adalah lafaz niat untuk berbagai posisi:

Niat Salat Tarawih

  • Sebagai Imam:
    أُصَلِّي سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اِمَامًا لِلهِ تَعَالَى
    Ushalli sunnatat tarawihi rak’ataini mustaqbilal qiblati imaman lillahi ta’ala.
    Artinya: “Saya sunah Tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat sebagai imam karena Allah Ta’ala.”
  • Sebagai Makmum:
    أُصَلِّي سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ مَأْمُوْمًا لِلهِ تَعَالَى
    Ushalli sunnatat tarawihi rak’ataini mustaqbilal qiblati ma’muman lillahi ta’ala.
    Artinya: “Saya niat salat sunah Tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat sebagai makmum, karena Allah Ta’ala.”
  • Sendiri (Munfarid):
    أُصَلِّي سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ لِلَّهِ تَعَالَى
    Ushalli sunnatat tarawihi rak’ataini mustaqbilal qiblati lillahi ta’ala.
    Artinya: “Saya niat salat sunah Tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat karena Allah Ta’ala.”

Niat Salat Witir

  • Tiga Rakaat (Makmum):
    Usholli sunnatal witri tsalaatsa raka’aatin mustaqbilal qiblati adaan ma’muuman lillahi ta’aala.
    Artinya: “Saya niat salat sunah Witir tiga rakaat menghadap kiblat sebagai makmum karena Allah Ta’ala.”
  • Dua Rakaat (Makmum, untuk bagian pertama dari 3 rakaat Witir):
    Ushallii sunnatal witri rak’ataini mustaqbilal qiblati ma’muuman lillaahi ta’aalaa.
    Artinya: “Aku niat salat sunah Witir dua rakaat dengan menghadap kiblat sebagai makmum karena Allah Ta’ala.”

Tata Cara Pelaksanaan Salat Tarawih

Baik dilakukan berjamaah maupun sendiri, Tarawih per dua rakaat adalah sebagai berikut:

  1. Mengucapkan niat salat Tarawih di dalam hati saat takbiratul ihram.
  2. Mengucap takbiratul ihram.
  3. Membaca doa iftitah (sunah).
  4. Membaca surat Al-Fatihah.
  5. Membaca surat pendek Al-Qur’an. Jika tidak hafal banyak surat, diperbolehkan membaca surat pendek yang sama berulang-ulang, atau bahkan membaca mushaf Al-Qur’an bagi salat sunah.
  6. Rukuk dengan tuma’ninah.
  7. I’tidal (bangun dari rukuk).
  8. Sujud pertama.
  9. Duduk di antara dua sujud.
  10. Sujud kedua.
  11. Mengucapkan salam.

Ulangi urutan ini hingga mencapai jumlah rakaat Tarawih yang diinginkan (8 atau 20 rakaat). Setelah setiap dua rakaat, disunahkan untuk beristirahat sejenak (tarwihah) dengan membaca zikir atau doa ma’tsur secara pelan. Jika salat sendiri di rumah, tidak perlu ada seruan bilal.

Doa Setelah Salat Tarawih

Setelah menyelesaikan salat Tarawih, dianjurkan untuk membaca doa sebagai penyempurna ibadah. Salah satu doa yang umum dibaca adalah doa Kamilin, meskipun tidak memiliki landasan nash khusus dari Al-Qur’an atau hadis, namun telah diwariskan turun-temurun oleh para ulama. Berikut adalah salah satu doa yang bisa dibaca:

Allahumma inna nas’aluka ridhaka wal jannata wa na’udzu bika min sakhathika wan nari. Allahumma innaka ‘afuwwun karimun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anna wa walidaina wa ‘an jami’il muslimina wal muslimati birahmatika ya arhamar rahimin.

Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya kami memohon kepada-Mu keridaan-Mu dan surga, dan kami berlindung kepada-Mu dari kemurkaan-Mu dan neraka. Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf lagi Maha Mulia, Engkau menyukai pemaafan, maka maafkanlah kami, kedua orang tua kami, dan seluruh kaum Muslimin dan Muslimat dengan rahmat-Mu wahai Zat yang Paling Pengasih.”

Dengan memahami niat dan tata cara salat Tarawih ini, diharapkan ibadah di bulan Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi dapat terlaksana dengan lebih khusyuk dan sempurna, baik saat berjamaah di masjid maupun saat menunaikannya sendiri di rumah.