Paramount Skydance Ambil Alih Warner Bros. Discovery, Kekuasaan Media Keluarga Ellison Kian Menguat

Author Image

Hodak

28 Februari 2026

Corporation, di bawah kepemimpinan dan dukungan finansial ayahnya, miliarder , kini berada di ambang akuisisi raksasa media (WBD). Kesepakatan ini terwujud setelah Netflix secara resmi menarik tawaran mereka, membuka jalan bagi konsolidasi media yang berpotensi mengubah lanskap industri hiburan global.

Langkah strategis ini menandai ekspansi signifikan bagi kerajaan media keluarga Ellison, yang telah mengumpulkan aset-aset besar termasuk CBS News dan operasi TikTok di Amerika Serikat. Akuisisi WBD akan menambah portofolio mereka dengan merek-merek ikonik seperti CNN, HBO, dan DC Universe, menciptakan konglomerat media terbesar dalam sejarah AS.

Detail Penawaran dan Mundurnya Netflix

Paramount Skydance mengajukan tawaran senilai $31 per saham dalam kesepakatan tunai, yang menaksir WBD sekitar $77 miliar. Jika termasuk utang, total nilai akuisisi diperkirakan melampaui $110 miliar atau bahkan $111 miliar. Dewan Direksi WBD pada Kamis, 26 Februari 2026, menyatakan tawaran Paramount Skydance sebagai “proposal yang lebih unggul” dibandingkan dengan tawaran Netflix.

Sebelumnya, Netflix telah mencapai kesepakatan untuk mengakuisisi aset streaming dan studio WBD senilai $82,7 miliar atau $27,75 per saham. Namun, setelah tawaran yang lebih tinggi dari Paramount Skydance, Netflix memutuskan untuk mundur. Co-CEO Netflix, Ted Sarandos dan Greg Peters, dalam sebuah pernyataan, menegaskan komitmen mereka terhadap disiplin finansial. “Pada harga yang diperlukan untuk menyamai tawaran terbaru Paramount Skydance, kesepakatan itu tidak lagi menarik secara finansial, jadi kami menolak untuk menyamai tawaran Paramount Skydance,” ujar mereka.

Larry Ellison, pendiri Oracle dan salah satu orang terkaya di dunia, memainkan peran krusial dalam kesepakatan ini dengan menjamin komitmen ekuitas sebesar $45,7 miliar melalui perwalian keluarganya. Paramount Skydance juga setuju untuk membayar biaya pengakhiran regulasi sebesar $7 miliar jika kesepakatan gagal karena masalah regulasi, serta menanggung biaya pengakhiran $2,8 miliar yang harus dibayar WBD kepada Netflix.

Implikasi Politik dan Kekhawatiran Dominasi Media

Akuisisi ini tidak lepas dari sorotan politik. David Ellison dikenal sebagai pendukung vokal Presiden Donald Trump, dan ayahnya, Larry Ellison, adalah sekutu dekat serta donatur besar bagi Trump. Keterlibatan Trump dalam urusan media telah terlihat sebelumnya, di mana ia berupaya memengaruhi kesepakatan untuk mendukung sekutu dan menghukum kritikus. Bahkan, merger Paramount-Skydance pada tahun 2025 disetujui oleh pemerintahan Trump, didahului dengan penyelesaian $16 juta kepada Trump setelah ia menggugat CBS News atas liputan kampanye 2024.

Para kritikus menyuarakan kekhawatiran serius tentang potensi konsolidasi media ini. Demokrat menyebutnya sebagai “bencana antimonopoli” yang dapat mengancam harga yang lebih tinggi dan pilihan yang lebih sedikit bagi konsumen Amerika. Senator Elizabeth Warren bahkan menyatakan, “Sekelompok miliarder yang selaras dengan Trump mencoba merebut kendali atas apa yang Anda tonton dan mengenakan harga apa pun yang mereka inginkan.”

Kekhawatiran juga muncul terkait potensi pengaruh ideologis. Keluarga Ellison memiliki afinitas yang terdokumentasi dengan baik terhadap Israel, dan beberapa pihak khawatir konsolidasi ini dapat memungkinkan pesan pro-Israel yang terkoordinasi di seluruh platform hiburan, berita, dan media sosial. David Ellison sendiri dilaporkan telah memimpin “pergeseran ke kanan yang dramatis” di CBS sejak mengambil alih tahun lalu, termasuk penunjukan Bari Weiss, seorang editor-in-chief yang condong konservatif.

Staf CNN, yang akan berada di bawah kendali keluarga Ellison jika merger ini rampung, dilaporkan cemas tentang potensi pemotongan pekerjaan dan perubahan program yang didorong ideologi. Presiden Trump sendiri adalah kritikus lama CNN dan dilaporkan menuntut Netflix memecat anggota dewan direksinya, Susan Rice, selama perang penawaran WBD.

Langkah Selanjutnya

Meskipun Netflix telah mundur, kesepakatan ini belum final. Para pemegang saham WBD dijadwalkan untuk memberikan suara pada 20 Maret 2026. Selain itu, akuisisi ini masih memerlukan persetujuan regulasi di Amerika Serikat dan Eropa. Pengawasan ketat dari otoritas antimonopoli dan kemungkinan tantangan hukum dari jaksa agung negara bagian diperkirakan akan menyertai proses ini.

Dengan akuisisi ini, David Ellison, yang juga menjabat sebagai Ketua dan CEO Paramount Skydance sejak merger dengan Skydance Media rampung pada 7 Agustus 2025, akan memimpin sebuah entitas media yang sangat besar. Perusahaan ini berencana untuk menyatukan Paramount+ dan Pluto TV pada satu tumpukan teknologi mulai tahun 2026, dengan harapan dapat meningkatkan kinerja dan menghemat biaya secara signifikan.