Paris FC Bertekad Lanjutkan Tren Tak Terkalahkan di Bawah Kombouaré Hadapi Le Havre

akan menghadapi dalam pertandingan krusial pekan ke-27 Prancis yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 22 Maret 2026, pukul 18:15 CEST di Stade Jean Bouin, Paris. Laga ini menjadi momentum penting bagi Paris FC untuk memperpanjang rekor tak terkalahkan mereka di bawah arahan pelatih dan menjauh dari ancaman zona degradasi.

Kedatangan Antoine Kombouaré sebagai pelatih kepala pada awal Maret 2026 telah membawa angin segar bagi Paris FC. Pelatih berusia 62 tahun ini, yang dikenal sebagai “pemadam kebakaran” karena kemampuannya menyelamatkan tim dari jurang degradasi, berhasil mengangkat performa tim secara signifikan. Sebelum kedatangannya, Paris FC hanya memenangkan satu dari sebelas pertandingan terakhir mereka dan terperosok ke posisi ke-15 di klasemen, memicu kekhawatiran akan degradasi.

Di bawah kepemimpinan Kombouaré, Paris FC kini mencatatkan tiga pertandingan tak terkalahkan berturut-turut di Ligue 1. Rangkaian positif ini dimulai dengan kemenangan tipis 1-0 atas OGC Nice pada 1 Maret 2026, yang menandai debut kemenangan Kombouaré. Kemudian, mereka berhasil menahan imbang Olympique Lyonnais 1-1 pada 8 Maret 2026, dan bermain seri tanpa gol 0-0 saat bertandang ke markas RC Strasbourg pada 15 Maret 2026.

Sementara itu, Le Havre datang ke pertandingan ini dengan tantangan besar di lini serang. Mereka tercatat gagal mencetak gol dalam lima pertandingan terakhir mereka di Ligue 1, sebuah statistik yang menyoroti masalah produktivitas gol tim. Meskipun demikian, Le Havre juga menunjukkan ketahanan defensif, seperti yang terlihat dari hasil imbang 0-0 melawan Lyon pada 15 Maret 2026.

Pertandingan ini diprediksi akan berjalan ketat dan minim gol, dengan kedua tim kemungkinan besar akan mengandalkan pertahanan yang solid. Paris FC dan Le Havre saat ini berada di paruh bawah klasemen dan hanya terpaut satu poin, menjadikan duel ini sangat krusial untuk mendapatkan “ruang bernapas” dari zona degradasi. Wasit Clément Turpin akan memimpin jalannya pertandingan yang berlangsung di kandang Paris FC ini.

Pemain kunci yang patut diwaspadai dari kubu Paris FC adalah gelandang Marshall Munetsi, yang telah mencetak tiga gol dalam empat penampilan terakhirnya. Di sisi lain, Le Havre akan mengandalkan mesin lini tengah Rassoul Ndiaye untuk merebut kembali penguasaan bola dan mengatur tempo permainan. Secara historis, kedua tim telah bertemu sebanyak 21 kali sejak 2015, dengan Paris FC memenangkan delapan pertandingan, Le Havre enam, dan tujuh laga berakhir imbang.