Pascal Struijk: “Bela Belanda Masih Jadi Impian”, Tato Garuda Picu Spekulasi Timnas Indonesia

Author Image

Hodak

21 Februari 2026

Trending Image 1771653302

Jagad sepak bola nasional kembali diramaikan dengan isu , kali ini melibatkan nama bek tangguh , . Spekulasi kian memanas setelah pemain berusia 26 tahun itu kedapatan memiliki tato burung Garuda di kaki kirinya, simbol identitas nasional Indonesia. Kemunculan tato tersebut sontak memicu perbincangan luas di kalangan penggemar, yang mengaitkannya dengan peluang Struijk untuk segera bergabung dengan .

Rumor mengenai potensi naturalisasi Pascal Struijk sebenarnya bukan hal baru. Bek sentral berkaki kiri ini telah lama disebut-sebut sebagai salah satu target PSSI untuk memperkuat skuad Garuda. Namun, penampakan tato Garuda dalam unggahan media sosialnya pada Februari 2026 ini dianggap sebagai sinyal kuat ketertarikannya membela Indonesia.

Prioritas Struijk: Masih Timnas Belanda

Meskipun antusiasme publik Indonesia begitu besar, Pascal Struijk sendiri telah memberikan tanggapan mengenai peluangnya membela Timnas Indonesia. Dalam wawancara dengan ESPN Belanda pada Januari 2026, Struijk mengaku senang dengan dukungan masif dari para penggemar Indonesia yang membanjiri kolom komentar media sosialnya. Ia bahkan menyebut Indonesia sebagai “negara sepak bola yang sangat besar.”

Namun, Struijk menegaskan bahwa saat ini fokus utamanya belum tertuju pada naturalisasi. “Itu bukan sesuatu yang saya fokuskan. Saya ingin mengakhiri musim ini dengan kuat bersama Leeds United,” ujar Struijk. Ia menambahkan bahwa impian terbesarnya masih untuk mendapatkan panggilan dari tim nasional senior Belanda. “Bermain untuk tim nasional Belanda masih selalu menjadi impian bagi saya,” katanya. Struijk percaya, dengan performa konsisten di level tertinggi, ia layak mendapatkan kesempatan tersebut.

Profil dan Jejak Keturunan Indonesia

Pascal Augustus Struijk lahir di Deurne, Belgia, pada 11 Agustus 1999. Ia memiliki kewarganegaraan Belanda dan Belgia. Darah Indonesia mengalir dalam dirinya dari kakek dan neneknya yang berasal dari Hindia Belanda sebelum pindah ke Belgia. Fakta ini secara regulasi membuka peluang bagi Struijk untuk menjalani proses naturalisasi dan memperkuat Timnas Indonesia.

Di level klub, Struijk bergabung dengan Leeds United dari Ajax pada Januari 2018 dan telah menjadi pilar penting di lini pertahanan. Ia dikenal sebagai bek tengah yang tenang, berkaki kiri, dan memiliki kekuatan udara yang baik. Struijk memainkan peran vital dalam keberhasilan Leeds menjuarai Championship musim 2024-2025. Musim 2025/2026 ini, ia telah mencatatkan 20 penampilan di Premier League dengan 1.988 menit bermain, 1 assist, dan rata-rata rating FotMob 6.9. Kontraknya bersama Leeds United masih berlaku hingga 30 Juni 2027.

Respons PSSI dan Pelatih John Herdman

PSSI sendiri disebut terus memantau potensi pemain diaspora yang memiliki darah Indonesia, termasuk Struijk, dan tengah menelusuri jejak sejarah serta dokumen terkait garis keturunannya. Pelatih baru Timnas Indonesia, John Herdman, juga dikabarkan akan bertolak ke Eropa pada Februari 2026 untuk mencari pemain keturunan, dan Struijk dinilai masuk dalam kriteria pemain “Grade A” yang dipantau untuk memperkuat skuad menuju Piala Dunia 2030.

Namun, federasi memahami bahwa keputusan akhir sepenuhnya berada di tangan sang pemain. Selama Struijk belum menutup peluang membela Belanda, PSSI cenderung bersikap menunggu dan menghormati pilihannya. Saat ini, Struijk juga sedang dalam masa pemulihan dari cedera pinggul dan diperkirakan akan kembali bermain pada akhir Februari 2026.