Pascal Struijk Tegaskan Prioritas Belanda, John Herdman Lirik Bintang Keturunan di Liga Inggris untuk FIFA Series 2026

Author Image

Hodak

21 Februari 2026

Trending Image 1771680421

Harapan suporter untuk melihat bek tangguh Leeds United, , mengenakan seragam Garuda kembali pupus. Pemain berusia 26 tahun itu secara tegas menyatakan prioritas utamanya adalah mengembangkan karier di klub dan mewujudkan impian membela Timnas Belanda.

Keputusan Struijk ini muncul di tengah persiapan Timnas Indonesia menghadapi ajang di bawah arahan pelatih anyar, .

Struijk Fokus di Leeds dan Impian Oranje

Pascal Struijk, yang memiliki darah Indonesia dari garis ibu, saat ini menjadi salah satu pilar penting di lini belakang Leeds United yang berlaga di Premier League musim 2025/2026. Ia telah tampil dalam 19 pertandingan liga musim ini, mencatatkan satu assist, dan secara konsisten mendapat pujian atas kontribusinya. Kontraknya dengan Leeds United diketahui masih berlaku hingga Juni 2027, dengan opsi perpanjangan hingga 2033.

Meskipun menyadari antusiasme besar dari suporter Indonesia, Struijk memilih untuk memprioritaskan stabilitas dan perkembangan kariernya di kompetisi elite Inggris. Dalam sebuah wawancara dengan ESPN Belanda pada Januari 2026, Struijk mengungkapkan, “Saya senang melihat bagaimana para penggemar di sana dan betapa mereka sangat ingin saya ke sana. Ini menunjukkan betapa besarnya kecintaan negara ini pada sepak bola. Semua penggemar yang berkomentar di Instagram saya, itu cukup lucu.” Namun, ia menambahkan bahwa bermain untuk Timnas Belanda masih menjadi mimpinya.

Era Baru Timnas Indonesia di Bawah John Herdman

Di sisi lain, Timnas Indonesia kini memasuki babak baru dengan penunjukan John Herdman sebagai pelatih kepala. Pelatih asal Inggris ini resmi ditunjuk PSSI pada 13 Januari 2026, menggantikan Patrick Kluivert yang dipecat setelah dinilai gagal memenuhi target di Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Tugas perdana Herdman adalah memimpin Skuad Garuda dalam ajang FIFA Series 2026. Indonesia dipastikan menjadi tuan rumah turnamen internasional ini, yang akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada 27 hingga 30 Maret 2026. Timnas Indonesia akan menghadapi Saint Kitts and Nevis di babak semifinal, sebelum kemudian bertemu pemenang antara Bulgaria atau Kepulauan Solomon. Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menekankan pentingnya memanfaatkan kesempatan ini untuk meningkatkan kualitas permainan Timnas.

Pencarian ‘Anak Hilang’ di Liga Inggris dan Eropa

PSSI di bawah kepemimpinan Erick Thohir memang gencar menjalankan program naturalisasi, yang telah berhasil mendatangkan sekitar 15 pemain keturunan dan berkontribusi signifikan pada pencapaian Timnas, termasuk lolos ke babak 16 besar Piala Asia 2023 dan putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Meskipun Struijk memilih jalannya sendiri, John Herdman dan PSSI terus memantau talenta-talenta keturunan Indonesia yang berlaga di Eropa. Beberapa nama pemain keturunan yang berkarier di Liga Inggris musim 2025/2026 dan menjadi sorotan antara lain: Ian Maatsen (Aston Villa), Kenny Tete (Fulham), Joel Veltman (Brighton), dan Jenson Seelt (Sunderland).

Bek Ipswich Town, Elkan Baggott, yang sudah berstatus Warga Negara Indonesia (WNI) sejak 2021 dan menjadi starter di klub Inggris, disebut-sebut sebagai opsi instan di lini pertahanan. Selain itu, nama-nama seperti Jay Idzes (Sassuolo, Serie A Italia) dan Emil Audero (Cremonese, Serie A Italia) juga diprediksi akan menjadi pilar penting di era Herdman. PSSI juga dikabarkan telah menjalin kontak dengan Damian van Dijk, bek FC Den Bosch U-21, yang menyatakan kesiapannya membela Timnas Indonesia.

Mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, turut memberikan dukungan atas penunjukan Herdman, menyatakan bahwa tim “sudah berubah jadi baik.” Dengan agenda FIFA Series 2026 yang semakin dekat, fokus kini beralih pada bagaimana Herdman akan meramu skuad terbaiknya, termasuk potensi memanggil ‘anak hilang’ lainnya yang bersinar di kompetisi Eropa.