Perburuan gelar juara Liga Inggris musim 2025/2026 semakin memanas memasuki akhir Februari 2026. Arsenal, yang sempat kokoh di puncak klasemen, kini disebut-sebut telah kehilangan kendali atas takdir mereka sendiri. Analisis ini datang dari mantan bintang Arsenal, Paul Merson, yang melihat Manchester City sebagai tim yang kini memegang keuntungan.
Menurut Merson, setelah Arsenal membuang keunggulan 2-0 dan kebobolan gol penyama kedudukan di menit akhir saat melawan Wolves, momentum telah bergeser. “Perburuan gelar Premier League kini ada di tangan Manchester City! Jika mereka memenangkan setiap pertandingan mulai sekarang, mereka akan memenangkan gelar liga,” ujar Merson. Ia menambahkan bahwa tiga minggu lalu, situasi ini “tidak pernah terpikirkan” dan “cukup sulit dipercaya bagaimana Arsenal terpeleset.”
Arsenal Terpeleset, City Mengintai
Hingga Jumat, 21 Februari 2026, Arsenal masih memimpin klasemen sementara Liga Inggris dengan mengoleksi 58 poin dari 27 pertandingan. Namun, posisi mereka terancam oleh Manchester City yang berada di peringkat kedua dengan 53 poin dari 26 pertandingan, menyisakan satu laga tunda. Jika City berhasil memenangkan pertandingan tunda tersebut, selisih poin akan terpangkas menjadi hanya dua angka.
Performa Arsenal belakangan memang menunjukkan penurunan. Selain hasil imbang dramatis melawan Wolves, mereka juga ditahan imbang 1-1 oleh Brentford. Merson menyoroti jadwal berat yang akan dihadapi Arsenal dalam waktu dekat. “Saya selalu melihat dua pertandingan berikutnya. Arsenal akan menghadapi Chelsea dan Tottenham, dua pertandingan yang sangat sulit,” katanya kepada Sky Sports. Ia membandingkan dengan jadwal Manchester City yang akan menghadapi Newcastle dan Leeds, yang dinilainya lebih ringan.
Prediksi Superkomputer dan Pertemuan Krusial
Meskipun demikian, superkomputer Opta pada 13 Februari 2026 masih memberikan peluang besar bagi Arsenal untuk menjuarai liga, yakni sebesar 85,81 persen. Opta memproyeksikan Arsenal akan mengakhiri musim dengan 81,93 poin, sementara Manchester City diperkirakan finis dengan 74 poin. Prediksi ini menunjukkan bahwa di atas kertas, Arsenal masih memiliki keunggulan.
Namun, jalan menuju gelar masih panjang dan penuh rintangan. Salah satu pertandingan paling krusial adalah pertemuan langsung antara Manchester City dan Arsenal di Stadion Etihad pada 18 April 2026. Selain itu, kedua tim juga akan saling berhadapan di final Carabao Cup pada 22 Maret 2026, yang berpotensi menambah tekanan psikologis dalam persaingan gelar liga.
Kandidat Lain dan Kejutan dari Manchester United
Selain Arsenal dan Manchester City, beberapa tim lain juga masih berada dalam persaingan di papan atas, meskipun dengan peluang yang lebih kecil. Aston Villa menempati posisi ketiga dengan 50 poin dari 26 laga, diikuti Manchester United (45 poin), Chelsea (44 poin), dan juara bertahan Liverpool (42 poin).
Manchester United sendiri menunjukkan performa impresif di awal tahun 2026. Di bawah asuhan Michael Carrick, Setan Merah tak terkalahkan dalam sembilan pertandingan terakhir di Liga Inggris, meraih lima kemenangan dan empat hasil imbang. Mereka berhasil mengumpulkan 15 poin di tahun kalender 2026, menempatkan mereka di puncak klasemen khusus periode tersebut. Konsistensi ini menjadi sinyal positif bagi ambisi mereka untuk mengamankan posisi di zona Eropa.