AS Monaco menghadapi tantangan berat saat menjamu Angers SCO dalam lanjutan pekan ke-24 Ligue 1 pada Sabtu, 28 Februari 2026. Tim berjuluk Les Monegasques ini dipastikan tidak akan diperkuat gelandang bintang Paul Pogba yang masih harus menepi akibat cedera betis.
Absennya Pogba menjadi pukulan telak bagi skuad asuhan Sébastien Pocognoli, mengingat sang pemain telah menderita cedera betis sejak Desember lalu. Kondisi ini juga membuatnya absen dalam laga krusial leg kedua playoff Liga Champions melawan Paris Saint-Germain pada 25 Februari 2026, di mana Monaco harus mengakui keunggulan agregat PSG 5-4 setelah bermain imbang 2-2 di Parc des Princes.
Krisis Cedera Menghantui Skuad Monaco
Situasi cedera di kubu Monaco memang menjadi sorotan utama. Selain Pogba, daftar pemain yang harus absen atau diragukan tampil cukup panjang. Krepin Diatta, bek kanan asal Senegal, mengalami cedera paha saat pertandingan Ligue 1 pekan ke-23 melawan RC Lens pada 21 Februari 2026, yang berakhir dengan kekalahan 3-2 bagi Monaco. Diatta diragukan tampil untuk beberapa pertandingan ke depan.
Beberapa nama lain yang juga masuk daftar perawatan adalah Maghnes Akliouche yang masih dalam pemulihan cedera pinggul, serta Denis Zakaria yang diragukan karena jadwal padat dan riwayat cedera. Ansu Fati berpotensi kembali, namun masih memerlukan tes kebugaran. Sementara itu, Chris Mawissa diperkirakan baru bisa kembali bermain pada pekan berikutnya.
Krisis ini semakin diperparah dengan absennya Takumi Minamino dan Mohammed Salisu yang harus menepi hingga akhir musim karena cedera ligamen lutut (ACL). Thilo Kehrer juga tidak dapat bermain karena sakit, ditambah L. Camara dengan cedera pergelangan kaki, K. Ouattara dengan cedera betis, Eric Dier dengan cedera paha, dan kiper Lukáš Hradecký yang diperkirakan baru pulih pada pertengahan Maret 2026 akibat cedera lutut.
Fokus Mental Jadi Kunci Menurut Pelatih
Menanggapi badai cedera yang terus-menerus menerpa timnya, pelatih Sébastien Pocognoli menekankan pentingnya aspek mental bagi para pemainnya di paruh kedua musim ini. “Kami berusaha mengelola beban kerja sebaik mungkin dalam hal pemulihan mental. Saya pikir paruh kedua musim akan ditentukan oleh aspek mental,” ujar Pocognoli dalam sebuah konferensi pers. Ia menambahkan bahwa timnya berupaya untuk tetap optimistis dan positif, menjadikannya kunci untuk kembali ke jalur kemenangan secepat mungkin.
Setelah menghadapi Angers, AS Monaco akan kembali dihadapkan pada laga berat lainnya di Ligue 1, yakni melawan juara bertahan Paris Saint-Germain pada Matchday 25 yang dijadwalkan pada 8 Maret 2026. Dengan kondisi skuad yang pincang, kemampuan Pocognoli untuk meracik strategi dan menjaga semangat tim akan sangat diuji.