Paul Scholes Tetap Jagokan Sandro Tonali Ketimbang Declan Rice, Bagaimana Realitas Bursa Transfer Manchester United 2026?

manchester united, paul scholes, sandro tonali, declan rice, bursa transfer

Legenda , , kembali menyuarakan pandangannya yang kontroversial mengenai pilihan gelandang terbaik di Premier League, dengan tetap menempatkan di atas Declan Rice. Pernyataan ini muncul di tengah hiruk pikuk persiapan Manchester United menghadapi musim panas 2026 untuk merombak lini tengah mereka.

Scholes, yang dikenal dengan ketajaman analisisnya, baru-baru ini menyatakan di podcast Sky Bet’s The Overlap bahwa ia akan memilih Tonali. “Saya sangat menyukai Sandro Tonali juga,” ujar Scholes. “Dia tampil brilian. Sangat bagus. Saya mungkin akan memilih Tonali saat ini.” Ia bahkan secara tegas menambahkan, “Ya, Anda akan mengatakan Declan Rice, tetapi saya pikir dia lebih baik dari Rice.”

Kritik Scholes Terhadap Declan Rice

Meski mengakui kualitas Rice, Scholes tidak segan melontarkan kritik. “Saya sangat menyukai Rice, jangan salah paham, saya pikir dia memiliki segalanya,” kata Scholes. “Terkadang dia terlalu banyak menyentuh bola dan mencoba terlihat sedikit lebih bergaya dari yang diperlukan. Dia bisa melakukan segalanya, tetapi saya rasa dia tidak cukup sering melakukannya.” Menurut Scholes, jika Manchester United berhasil merekrut Tonali, mereka akan memiliki gelandang terbaik di liga.

Perjalanan Karier Sandro Tonali Pasca Komentar Scholes

Sandro Tonali, gelandang berusia 25 tahun, kini memasuki musim ketiganya bersama Newcastle United, setelah bergabung dari AC Milan pada musim panas 2023 dengan nilai transfer 55 juta poundsterling. Namun, perjalanannya di Inggris sempat terhambat. Pada Oktober 2023, ia menerima larangan bermain sepak bola selama 10 bulan secara global dari Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) karena pelanggaran taruhan saat masih membela Milan dan Brescia.

Selain itu, pada Mei 2024, Tonali juga menerima larangan dua bulan yang ditangguhkan dari FA atas 50 dugaan pelanggaran aturan taruhan setelah ia bergabung dengan Newcastle, termasuk bertaruh pada kemenangan Newcastle. Larangan ini ditangguhkan hingga akhir musim 2024/25, yang berarti ia tidak akan menjalani hukuman tersebut kecuali melakukan pelanggaran lagi. Tonali telah menyelesaikan masa hukumannya dan kembali bermain secara kompetitif sejak 28 Agustus 2024, dengan pertandingan pertamanya diharapkan pada 1 September 2024 melawan Tottenham Hotspur.

Saat ini, performa Newcastle yang berada di posisi ke-11 Premier League telah memicu spekulasi mengenai masa depan Tonali. Agennya, Giuseppe Riso, bahkan dilaporkan telah berbicara dengan Arsenal pada Januari 2026 mengenai kemungkinan transfer dan mengakui bahwa masa depan kliennya masih terbuka, meskipun Newcastle enggan melepasnya dan Tonali sendiri ingin membawa klubnya ke Liga Champions.

Kilau Declan Rice Bersama Arsenal

Di sisi lain, Declan Rice, yang kini berusia 27 tahun, telah menjadi salah satu gelandang terkemuka di Arsenal sejak kepindahannya pada musim panas 2023 sebagai rekrutan termahal klub. Ia dengan cepat beradaptasi dan menjadi “hit instan” di London utara, memperkuat reputasinya sebagai salah satu gelandang bertahan terbaik dan paling progresif.

Musim 2024/25 menjadi puncaknya, di mana Rice dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Arsenal dengan kontribusi sembilan gol dan 10 assist. Pada musim Premier League 2025/26 ini, ia telah mencetak 4 gol dan 4 assist dalam 27 penampilannya hingga Februari 2026. Rice juga telah mengoleksi beberapa gelar bersama Arsenal, termasuk Emirates Cup (2023, 2024) dan Community Shield (2023/2024), serta Liga Konferensi Eropa bersama West Ham sebelumnya. Ia bahkan pernah menjadi kapten timnas Inggris pada penampilan ke-50-nya.

Dilema Manchester United di Bursa Transfer 2026

Manchester United sendiri diperkirakan akan melakukan perombakan besar-besaran di lini tengah pada bursa transfer musim panas 2026. Kepergian Casemiro yang telah dikonfirmasi pada akhir musim, ditambah ketidakpastian masa depan Manuel Ugarte dan Bruno Fernandes, membuat Setan Merah berencana merekrut dua gelandang top.

Beberapa nama yang menjadi target utama United antara lain Carlos Baleba dari Brighton, Elliot Anderson dari Nottingham Forest, Adam Wharton dari Crystal Palace, Pape Gueye dari Villarreal, dan Amadou Onana dari Aston Villa. Kehadiran Michael Carrick sebagai pelatih kepala interim yang membawa United ke posisi keempat Premier League juga membuka peluang tampil di Liga Champions, sebuah faktor penting dalam menarik pemain dan investasi finansial.

Meskipun saran Paul Scholes tentang Tonali tetap konsisten, realitas di lapangan dan dinamika bursa transfer menunjukkan bahwa Manchester United memiliki banyak opsi dan pertimbangan yang kompleks. Perjalanan karier Tonali yang diwarnai larangan bermain dan Rice yang bersinar terang di Arsenal menjadi bukti bagaimana nasib pemain dapat berubah drastis dalam waktu singkat, membuat setiap saran transfer menjadi sebuah spekulasi yang menarik untuk disimak.