Solo – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Solo mengungkap alasan di balik tindakan seorang pegawai Kelurahan Penumping berinisial A yang mengunggah dokumen pribadi milik pebalap Rio Haryanto ke media sosial. Kepala BKPSDM Solo, Beni Supartono Putro, menjelaskan bahwa A mengaku merasa bangga dan memiliki kepuasan tersendiri saat melayani figur publik.
Rasa Bangga Berlebihan
“(Alasannya apa memposting dokumen?) Dari klarifikasi katanya bangga, ada kepuasan tersendiri dia melayani public figure, tapi kebanggaannya itu kemudian berlebihan sampai upload,” ujar Beni saat ditemui di kantornya, Kamis (19/2/2026), dilansir detikJateng.
Beni menambahkan bahwa tindakan A mengunggah dokumen yang seharusnya bersifat privasi menjadi konsumsi publik dinilai kurang tepat. Ia mencontohkan, jika yang diunggah hanyalah foto bersama Rio Haryanto saat menerima pelayanan, hal tersebut mungkin tidak akan menjadi masalah.
“Jenis layanan yang kemudian bukan untuk publik atau pribadi tapi di-share-kan ke media. Nah, itu yang menurut kami menjadi kurang tepat. Kalau mungkin yang di-upload itu foto dengan yang bersangkutan pada saat menerima pelayanan, saya kira tidak akan ada masalah, ya,” jelasnya.
Pengakuan dan Pendalaman
Menurut pengakuan A, ini adalah kali pertama ia melakukan tindakan tersebut, yakni membagikan dokumen milik Rio Haryanto dan surat ahli waris di akun media sosial pribadinya. Setelah mengunggah foto tersebut, yang bersangkutan langsung menghapusnya.
“Kalau berdasarkan pengakuannya, itu ya baru saat itu dan kemudian, tidak berselang lama sudah dihapus sendiri. Yang bersangkutan menyampaikannya seperti itu. Tapi ini kan baru kita dalami. Kita kan juga nggak bisa hanya percaya dengan pengakuan, tapi juga kita sandingkan dengan pengakuan dari atasan yang saat ini, termasuk atasan-atasan yang sebelumnya,” pungkas Beni.