Pemerintah Hong Kong akan mengakuisisi kepemilikan Wang Fuk Court di Tai Po, membatalkan rencana awal untuk membangun kembali kompleks apartemen yang hancur akibat kebakaran dahsyat pada November 2025 lalu. Keputusan ini diambil setelah survei menunjukkan preferensi mayoritas warga untuk solusi yang lebih cepat, serta mempertimbangkan tantangan struktural dan waktu yang dibutuhkan untuk pembangunan ulang.
Wakil Sekretaris Keuangan Michael Wong Wai-lun dijadwalkan akan mengumumkan secara rinci rencana relokasi jangka panjang pada Sabtu, 21 Februari 2026. Kebijakan akuisisi ini menandai perubahan signifikan dari opsi pembangunan ulang di lokasi yang sama, yang dinilai “sangat menantang” karena masalah hukum, hak properti yang kompleks, dan perkiraan waktu pengerjaan hingga sepuluh tahun.
Tragedi Kebakaran Wang Fuk Court
Kebakaran di Wang Fuk Court, sebuah kompleks perumahan bersubsidi pemerintah di Distrik Tai Po, New Territories, Hong Kong, pecah pada 26 November 2025. Api berkobar selama 43 jam 27 menit, menghanguskan tujuh dari delapan blok bangunan dan menyebabkan 168 orang meninggal dunia, termasuk seorang petugas pemadam kebakaran, serta melukai 79 lainnya. Insiden ini menjadi kebakaran lima alarm pertama di Hong Kong sejak tahun 2008 dan yang paling mematikan sejak tahun 1948.
Penyelidikan awal menunjukkan api bermula dari perancah bambu yang diselimuti jaring pengaman dan terpal, yang saat itu sedang dalam proyek perbaikan dinding eksterior. Papan busa polistirena yang mudah terbakar, yang menutupi jendela, diduga menjadi pemicu penyebaran api yang cepat. Selain itu, beberapa alarm kebakaran di kompleks tersebut dilaporkan tidak berbunyi saat diuji. Sebanyak 16 orang telah ditangkap terkait insiden ini, termasuk direktur dan konsultan teknik dari sebuah perusahaan konstruksi atas dugaan pembunuhan tidak disengaja dan kelalaian berat.
Opsi Akuisisi dan Relokasi
Survei yang dilakukan pemerintah terhadap warga terdampak menunjukkan bahwa sangat sedikit yang memilih rekonstruksi di lokasi, mencerminkan keinginan kuat untuk resolusi yang lebih cepat. Opsi pembelian tunai dianggap sebagai solusi “tercepat dan paling fleksibel” oleh pemerintah.
Harga akuisisi diperkirakan akan lebih tinggi dari estimasi awal penilai properti. Laporan mengindikasikan harga sekitar HK$8.000 per kaki persegi untuk unit tanpa premi tanah bersubsidi dan lebih dari HK$10.000 per kaki persegi untuk unit bersubsidi dengan premi tanah yang telah dibayar. Angka ini sekitar HK$2.000 lebih tinggi dari patokan sebelumnya. Total biaya akuisisi untuk tujuh blok yang terdampak diperkirakan antara HK$6,3 miliar hingga HK$7,9 miliar.
Federasi Penjamin Emisi Hong Kong (Hong Kong Federation of Insurers) telah mengklarifikasi bahwa batas asuransi struktur bangunan sebesar HK$2 miliar dimaksudkan untuk restorasi bangunan, bukan pembayaran tunai langsung kepada penduduk. Jika pemilik setuju untuk penjualan terpadu kepada pemerintah, hak klaim asuransi akan dialihkan kepada pemerintah, sehingga membebaskan warga dari proses klaim yang rumit dan panjang.
Blok Wang Chi House, satu-satunya bangunan yang tidak terdampak kebakaran, dikecualikan dari proposal akuisisi saat ini karena pertimbangan hukum. Namun, opsi alternatif seperti skema tukar-tambah unit akan ditawarkan kepada penghuninya.
Pemerintah juga telah menyiapkan berbagai opsi relokasi jangka panjang bagi warga terdampak. Pilihan tercepat adalah Shing Chi Court di Kowloon Bay, dengan kemungkinan penempatan mulai September 2026. Lokasi lain di Tai Po, seperti Chung Nga Road West dan Kwong Fuk Park, akan menawarkan unit masing-masing mulai tahun 2029 dan 2033. Selain itu, tersedia pula unit-unit baru dalam Skema Kepemilikan Rumah (Home Ownership Scheme) di beberapa proyek, termasuk Kam Tin Wui Hei Court yang akan tersedia pada akhir Agustus 2027.
Bantuan dan Dukungan Berkelanjutan
Sejak awal tragedi, pemerintah telah menyalurkan berbagai bentuk bantuan finansial. Ini termasuk hibah HK$100.000 untuk pemilik unit, tunjangan hidup HK$100.000 untuk 1.600 rumah tangga, serta tunjangan solidaritas HK$200.000 dan biaya pemakaman HK$50.000 untuk keluarga korban meninggal. Warga yang terluka juga menerima bantuan antara HK$50.000 hingga HK$100.000.
Selain itu, pemerintah juga memberikan subsidi sewa tahunan sebesar HK$150.000 selama dua tahun dan hibah relokasi satu kali sebesar HK$50.000 untuk pemilik rumah, dengan penyewa juga berhak atas tunjangan relokasi HK$50.000. Dana Dukungan untuk Wang Fuk Court di Tai Po telah terkumpul sekitar HK$4,1 miliar hingga 23 Desember 2025, yang berasal dari donasi publik dan modal awal pemerintah.