Pemerintah Republik Indonesia tengah mematangkan berbagai persiapan untuk menghadapi arus mudik Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi, dengan fokus utama pada kelancaran jalur strategis Jakarta-Lampung. Salah satu terobosan signifikan adalah difungsikannya Pelabuhan PT Sumur Makmur Abadi (SMA) untuk membantu mengurai kepadatan di Pelabuhan Bakauheni, Lampung. Langkah ini merupakan bagian dari strategi komprehensif untuk memastikan perjalanan sekitar 143,91 juta pemudik berlangsung aman dan nyaman.
Hari Raya Idul Fitri 1447 H diprediksi jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026, atau bisa juga pada Jumat, 20 Maret 2026, menunggu keputusan resmi melalui Sidang Isbat Kementerian Agama. Jadwal libur Lebaran 2026 telah ditetapkan pada 21 dan 22 Maret 2026, dilengkapi dengan cuti bersama pada 20, 23, 24, 25, 26, dan 27 Maret 2026. Puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 13 dan 18 Maret 2026, dengan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi secara spesifik memprediksi tanggal 18 Maret 2026. Sementara itu, Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho memperkirakan puncak arus mudik pada 15 Maret 2026, atau H-3 Idul Fitri. Arus balik diproyeksikan memadati jalan tol mulai Senin, 23 Maret 2026.
Kementerian Perhubungan memproyeksikan total 143,91 juta orang akan melakukan perjalanan mudik tahun ini, sedikit menurun dari 146 juta pada 2025. Provinsi Banten, sebagai gerbang utama menuju Sumatera, diprediksi akan mengalami pergerakan masyarakat tertinggi, mencapai 11,17 juta orang. Untuk mengantisipasi lonjakan ini, pemerintah telah memberlakukan kebijakan Work From Anywhere (WFA) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) beberapa hari sebelum dan sesudah libur bersama, sebagai upaya mengurai kepadatan lalu lintas.
Kesiapan jalur penyeberangan Merak-Bakauheni menjadi prioritas utama. PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menyiagakan 75 unit kapal untuk melayani lintasan ini, didukung oleh penambahan Dermaga Ekspres Pelabuhan Merak menjadi dua dermaga dan peningkatan kapasitas di Pelabuhan Ciwandan. Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho telah meninjau langsung kesiapan pelabuhan di Bakauheni, Lampung Selatan, pada 26 Februari 2026, memastikan infrastruktur dan pelayanan siap menghadapi lonjakan. Selain Pelabuhan Bakauheni, Pelabuhan Ciwandan, Pelabuhan PT Krakatau Bandar Samudera (KBS), Pelabuhan Panjang di Lampung, dan Pelabuhan BBJ (Bandar Bakau Jaya) juga disiapkan sebagai pelabuhan alternatif. Kemenhub juga menyiapkan lima titik delaying system menuju Pelabuhan Merak, termasuk rest area di KM 13 A, KM 43 A, KM 68 A, Cikuasa Atas, dan JLS Ciwandan.
Dalam upaya meringankan beban pemudik, ASDP menerapkan kebijakan stimulus diskon tarif dan skema single tarif untuk penyeberangan Merak-Bakauheni, berlaku mulai 12 hingga 31 Maret 2026. Diskon ini mencakup 100% tarif jasa kepelabuhanan, yang setara dengan rata-rata 21,9% dari total tarif tiket penyeberangan. Selain itu, pemerintah juga memberlakukan pembatasan operasional kendaraan angkutan barang dengan sumbu tiga atau lebih, kendaraan dengan kereta tempelan atau gandengan, serta angkutan hasil galian, tambang, dan bahan bangunan pada 13-29 Maret 2026 di ruas tol dan non-tol, kecuali untuk komoditas esensial.
Untuk jalur darat, Kakorlantas Polri memastikan kesiapan pengamanan arus lalu lintas melalui Operasi Ketupat 2026 dengan slogan “mudik aman, masyarakat bahagia”. Berbagai skenario pengaturan lalu lintas seperti alih arus, contraflow, one way, hingga pengoperasian tol fungsional telah disiapkan. Di Sumatera, Jalan Tol Palembang-Betung Seksi 1 Palembang-Rengas dan Seksi 2 Rengas-Pangkalan Balai sepanjang 54,5 kilometer akan dioperasikan secara fungsional selama Lebaran 2026. Progres konstruksi tol ini telah mencapai 79,40%. Selain itu, Korlantas Polri juga meninjau kesiapan Jalan Tol Bayung Lencir-Tempino di Jambi.
Kementerian Perhubungan juga menyediakan program mudik gratis dengan 401 unit bus berkapasitas 15.834 penumpang, serta 8 unit truk untuk mengangkut 240 sepeda motor, dengan pendaftaran dibuka mulai 1 Maret 2026. Program ini melayani 34 kota tujuan di 10 provinsi, termasuk Lampung. Selain itu, Kemenhub juga menyiapkan penerbangan ekstra untuk mengakomodasi lonjakan permintaan. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menekankan pentingnya keselamatan, terutama bagi pemudik sepeda motor. Sinergi lintas sektor terus dioptimalkan, termasuk penyiapan rumah ibadah, ketersediaan pangan, dan stabilitas harga, demi kelancaran dan keamanan seluruh rangkaian mudik Lebaran 2026.