Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1447 H pada 19 Februari, Waktu Buka Puasa Batam Pukul 18.23 WIB

Author Image

Hodak

21 Februari 2026

Trending Image 1771673666

Umat Muslim di Kota kini telah memiliki panduan pasti mengenai waktu berbuka puasa untuk awal Ramadan 1447 Hijriah. Berdasarkan ketetapan pemerintah, 1 jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Pada hari pertama puasa tersebut, di Batam akan tiba pada pukul 18.23 WIB.

Penetapan awal bulan suci Ramadan ini merupakan hasil dari yang dipimpin langsung oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar di Jakarta pada Selasa, 17 Februari 2026. Dalam konferensi pers usai sidang, Menteri Agama menjelaskan bahwa keputusan diambil setelah mempertimbangkan hasil hisab dan laporan rukyatul hilal.

Tim Hisab Rukyat Kementerian Agama memaparkan bahwa posisi hilal pada 17 Februari 2026 di seluruh wilayah Indonesia berada pada rentang minus 2 derajat, 24 menit, 43 detik hingga nol derajat, 55 menit, 41 detik. Data ini belum memenuhi kriteria visibilitas hilal MABIMS (Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura) yang mensyaratkan tinggi hilal minimum 3 derajat dan sudut elongasi minimum 6,4 derajat. Oleh karena itu, bulan Syakban 1447 H digenapkan menjadi 30 hari, sehingga 1 Ramadan jatuh pada 19 Februari 2026.

Meski demikian, terdapat perbedaan penetapan awal Ramadan. Pimpinan Pusat Muhammadiyah sebelumnya telah mengumumkan bahwa 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026, berdasarkan metode hisab hakiki wujudul hilal.

Untuk wilayah Batam, jadwal buka puasa atau waktu Maghrib di awal Ramadan 1447 H terpantau stabil. Selain pada 19 Februari 2026, waktu Maghrib juga tercatat pada pukul 18.23 WIB untuk tanggal 20, 21, 22, dan 23 Februari 2026 (hari ke-2 hingga ke-5 Ramadan). Jadwal imsakiyah resmi ini bersumber dari data Kementerian Agama RI yang dapat diakses melalui laman bimasislam.kemenag.go.id.

Mengetahui jadwal buka puasa secara akurat sangat penting bagi umat Muslim untuk menjaga kesehatan, menyeimbangkan energi, serta memastikan ibadah berbuka puasa dilakukan dengan khusyuk dan bermakna. Saat tiba waktu berbuka, umat Muslim disunahkan untuk segera membatalkan puasa dan membaca doa. Salah satu doa yang dianjurkan adalah, “Dzahabazh zhama’u wabtallatil ‘uruuqu, wa tsbatal ajru in syaa Allah” yang berarti, “Telah hilang dahaga dan telah basah tenggorokan, dan telah ditetapkan pahala insya Allah.” (HR. Abu Daud No 2010).