Pemilik Kucing di Gianyar Dihujat Usai Ikat Hewan Peliharaan di Depan Rumah Saat Hujan

Author Image

Irfan

12 Februari 2026

Foto: Kondisi Kucing Yang Diikat Warga Menggunakan Tali Di Depan Rumah Di Gianyar, Bali. (tangkapan Layar Instagram @yayasan Rumahsinggahclow)
Foto: Kondisi kucing yang diikat warga menggunakan tali di depan rumah di Gianyar, Bali. (Tangkapan layar Instagram @yayasan_rumahsinggahclow)

Aksi seorang warga berinisial IGAI (45) di Gianyar, Bali, menuai kecaman dari warganet. Ia kedapatan mengikat leher empat ekor kucing peliharaannya menggunakan tali di depan rumahnya di Jalan Kebo Iwa. Tindakan ini semakin disorot karena dilakukan saat hujan deras mengguyur.

Video Viral dan Kecaman Warganet

Video yang memperlihatkan kondisi kucing-kucing tersebut pertama kali diunggah oleh akun Instagram @yayasan_rumahsinggahclow. Dalam rekaman yang beredar, empat kucing dewasa terlihat dengan leher terikat, dibiarkan begitu saja di luar rumah meskipun cuaca buruk. Warganet menyayangkan sikap pemilik yang dianggap menelantarkan hewan-hewan tersebut.

Polisi Turun Tangan

Menyikapi laporan tersebut, Unit Reskrim Polsek Gianyar segera bergerak melakukan penyelidikan. Kasi Humas Polres Gianyar, Ipda Gusti Ngurah Suardita, menjelaskan bahwa IGAI mengikat kucing-kucingnya pada pukul 08.30 Wita.

“Kepada petugas, ia menjelaskan bahwa tindakan tersebut dilakukan karena belum memiliki kandang dan khawatir kucing-kucingnya akan kabur apabila dilepas,” ungkap Suardita dalam keterangannya, Kamis (12/2/2026), dilansir detikBali.

Intervensi Yayasan dan Penyerahan Kucing

Yayasan Rumah Singgah Clow, yang berlokasi di Desa Batuan, Kecamatan Sukawati, juga telah mendatangi kediaman pemilik kucing setelah menerima aduan masyarakat. Pihak yayasan berupaya memberikan pemahaman kepada pemilik agar tidak lagi mengikat hewan peliharaannya dan menawarkan untuk merawat kucing-kucing tersebut di rumah singgah mereka.

Namun, pemilik kucing awalnya keberatan untuk menyerahkan seluruh hewan peliharaannya. Setelah dilakukan negosiasi, pihak yayasan akhirnya membayar sejumlah uang agar tiga ekor kucing yang diikat dapat diserahkan.

“Selanjutnya (kucing) dibawa ke klinik hewan guna pemeriksaan kesehatan dan perawatan lebih lanjut. Sementara satu ekor kucing tidak diserahkan karena merupakan milik anak dari pemilik rumah,” imbuh Suardita.

Langkah Kepolisian

Polisi telah mengambil sejumlah langkah setelah menerima pengaduan terkait dugaan penyiksaan hewan ini. Tindakan yang dilakukan meliputi mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), mencatat identitas serta meminta keterangan pemilik hewan, hingga melakukan patroli siber untuk memantau perkembangan lebih lanjut.