Pemprov Jabar Sediakan 3.040 Tiket Mudik Gratis 2026, Pendaftaran via Aplikasi Sapawarga Telah Dibuka

Author Image

Hodak

22 Februari 2026

Trending Image 1771695342

(Pemprov Jabar) melalui Dinas Perhubungan (Dishub) kembali meluncurkan Program Mudik Gratis Tahun 2026. Inisiatif ini menyediakan sebanyak 3.040 tiket bus gratis bagi masyarakat yang ingin pulang kampung menjelang Hari Raya Idulfitri. Pendaftaran program telah dibuka sejak 11 Februari 2026 dan akan berlangsung hingga 12 Maret 2026, dengan seluruh proses registrasi dilakukan secara digital melalui aplikasi .

Kepala , Dhani Gumelar, menjelaskan bahwa program ini merupakan wujud pelayanan publik dan kepedulian sosial pemerintah kepada masyarakat. Tujuannya adalah untuk memfasilitasi perjalanan mudik yang lebih aman, tertib, dan terencana, sekaligus mengurangi penggunaan kendaraan pribadi yang dapat memicu kemacetan. “Program mudik gratis terbuka untuk semua warga asal dan tinggal di Jawa Barat yang ingin mudik ke kampung halaman, tentunya dengan persyaratan yang telah ditentukan,” ujar Dhani.

Detail Pelaksanaan dan Rute Mudik

Sebanyak 74 unit bus telah disiapkan untuk mengangkut para pemudik, hasil kerja sama antara Pemprov Jabar dengan Jasa Raharja serta beberapa perusahaan otobus (PO) ternama seperti PO Sugeng Rahayu, PO Damri, PO Sinar Jaya, PO Primajasa, dan PO MGI. Keberangkatan dijadwalkan selama tiga hari berturut-turut, yakni pada 13, 14, dan 15 Maret 2026.

Titik keberangkatan utama meliputi Terminal Leuwipanjang (Bandung), Terminal Cikarang, dan Kota Bekasi. Program ini menawarkan berbagai rute, baik di dalam maupun luar Provinsi Jawa Barat. Beberapa rute populer antara lain Bandung menuju Yogyakarta, Solo, Wonogiri, Semarang, dan Sragen. Tersedia pula rute dalam provinsi seperti Bandung ke Sukabumi, Cikarang ke Tasikmalaya, serta Bogor (Cileungsi) ke Bandung dan Pelabuhan Ratu. Bahkan, terdapat rute arus balik dari Yogyakarta menuju Bandung.

Proses Pendaftaran dan Persyaratan

Untuk mendaftar, calon pemudik cukup mengunduh aplikasi Sapawarga yang tersedia di Play Store atau App Store. Setelah itu, peserta diminta untuk memasukkan data diri seperti nama lengkap, Nomor Induk Kependudukan (NIK), alamat, nomor Kartu Keluarga, tanggal lahir, dan rute keberangkatan yang diinginkan. Penting untuk dicatat bahwa satu NIK hanya berlaku untuk satu tiket mudik gratis.

Setelah pendaftaran, aktivasi tiket untuk menentukan tanggal keberangkatan dapat dilakukan pada periode 1 hingga 12 Maret 2026. Tiket yang tidak diaktivasi dalam periode tersebut akan otomatis hangus. Dhani Gumelar juga memastikan bahwa seluruh armada bus yang digunakan telah melewati pemeriksaan teknis (ramp check) dan pengemudi serta kru dalam kondisi sehat, guna menjamin kenyamanan dan keamanan perjalanan. “Ayo manfaatkan kesempatan mudik gratis ini agar perjalanan mudik dapat ditempuh dengan lebih aman, nyaman, selamat, dan tertib,” ajaknya.

Perbandingan dengan Program Mudik Daerah Lain

Program mudik gratis serupa juga diselenggarakan oleh pemerintah daerah lain, seperti Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Program Mudik Gratis Pemprov DKI Jakarta dijadwalkan membuka pendaftaran pada 22 Februari 2026, menyediakan armada bus untuk mengantarkan peserta ke 20 kota dan kabupaten tujuan di enam provinsi. Hal ini menunjukkan komitmen berbagai pihak dalam mendukung kelancaran dan keamanan arus mudik Lebaran 2026.