Aktor kawakan Jim Carrey kembali menjadi sorotan publik setelah penampilannya yang “berbeda” pada perhelatan César Film Awards ke-51 di Paris, Prancis, pada 26 Februari 2026 lalu. Kehadiran bintang film komedi ikonik tersebut, yang datang untuk menerima penghargaan kehormatan, justru memicu kehebohan di media sosial. Banyak penggemar yang merasa terkejut dan bahkan mempertanyakan identitas sang aktor.
Carrey, yang kini berusia 64 tahun, tampil dengan rambut sebahu terurai belah tengah dan wajah yang bersih tanpa janggut atau kumis, setelah bertahun-tahun kerap terlihat dengan rambut gondrong dan janggut lebat. Perubahan ini membuat banyak pihak menilai wajahnya tampak “berubah” dan “sulit dikenali”. Di atas panggung, ia menyampaikan pidato menyentuh dalam bahasa Prancis. “Sebagai seorang aktor, setiap karakter yang Anda perankan seperti tanah liat di tangan pematung, yang Anda bentuk sesuai keinginan hati Anda,” ujarnya. “Betapa beruntungnya saya bisa berbagi seni ini dengan begitu banyak orang yang benar-benar membuka hati mereka kepada saya.”
Namun, fokus utama warganet justru tertuju pada transformasi wajahnya. Spekulasi mengenai kemungkinan prosedur kosmetik seperti Botox, facelift, pengisi pipi, atau bahkan operasi mata merebak di berbagai platform. Beberapa komentar penggemar di media sosial X (sebelumnya Twitter) menunjukkan kebingungan yang mendalam. Salah satu pengguna menyatakan, “Tidak mungkin ini dia. Seluruh bakatnya adalah membuat ekspresi wajah yang berbeda. Tidak mungkin dia melakukan transformasi wajah ini. Dia sama sekali tidak terlihat seperti Jim Carrey.” Ada pula yang berseru, “Selebriti harus santai dengan operasi.”
Bahkan, teori konspirasi seperti “Jim Carrey telah diganti” atau “dia dikloning” sempat beredar luas, terutama setelah sebuah klip video lama Carrey yang mengatakan “Saya mati” kembali viral bersamaan dengan kemunculannya di César Awards. Meski demikian, tidak semua penggemar bereaksi negatif. Sebagian membela sang aktor, mengatakan bahwa mereka masih bisa melihat “percikan Jim Carrey klasik” di matanya dan bahwa perubahan penampilan adalah hal yang wajar seiring bertambahnya usia.
Penghargaan Honorary César yang diterimanya merupakan pengakuan atas karier aktingnya yang luar biasa. Akademi Perfilman Prancis memuji fleksibilitasnya yang luar biasa dalam berganti antara film blockbuster dan film auteur, serta perannya yang emosional dalam serial “Kidding”. Jim Carrey sendiri sebelumnya sempat menyatakan niatnya untuk pensiun dari dunia akting pada tahun 2022 setelah perilisan film Sonic the Hedgehog 2, dengan alasan ingin menikmati kehidupan yang lebih tenang dan fokus pada seni lukisnya.
Namun, ia kemudian mengklarifikasi bahwa pernyataannya lebih mengarah pada “mengambil jeda” dan akan mempertimbangkan proyek baru jika ada “ide bagus yang datang”. Ia bahkan sempat berkelakar di pemutaran perdana Sonic the Hedgehog 3 pada Desember 2024 bahwa ia membutuhkan uang. Saat ini, Carrey dikabarkan akan kembali ke layar lebar dalam film Sonic the Hedgehog 3 dan juga disebut-sebut akan memerankan George Jetson dalam adaptasi live-action dari serial animasi klasik The Jetsons.
Ini bukan kali pertama penampilan atau pernyataan Jim Carrey memicu perdebatan publik. Pada tahun 2017, wawancaranya di New York Fashion Week yang penuh pernyataan filosofis eksistensial (“Tidak ada saya. Hanya ada hal-hal yang terjadi”) juga sempat viral. Pada November 2025, reuni dengan lawan mainnya di How the Grinch Stole Christmas, Taylor Momsen, di Rock and Roll Hall of Fame Induction Ceremony juga sempat memicu diskusi tentang perubahan penampilannya. Di luar layar, Carrey juga dikenal terbuka tentang perjuangan pribadinya, termasuk pengakuannya pada tahun 2025 bahwa ia telah menggunakan Prozac sejak tahun 1980-an untuk mengatasi “keputusasaan tingkat rendah” dan membahas upaya bunuh diri ayahnya.