Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) memastikan penyaluran Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) terus berlanjut pada Maret 2026. Penyaluran ini merupakan bagian dari tahap pertama untuk periode Januari, Februari, dan Maret 2026, yang sangat dinantikan oleh jutaan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di seluruh Indonesia. Masyarakat kini dapat dengan mudah mengecek status penerimaan bantuan sosial secara daring, memastikan bantuan tepat sasaran dan dapat segera diakses.
Cara Mengecek Status Penerima Bansos PKH dan BPNT
Untuk mengetahui apakah Anda terdaftar sebagai penerima bansos PKH atau BPNT, Kemensos telah menyediakan platform pengecekan secara online. Proses ini cepat, mudah, dan tidak dipungut biaya. Berikut adalah langkah-langkah yang dapat diikuti:
- Kunjungi situs resmi cekbansos.kemensos.go.id melalui peramban di ponsel atau komputer Anda.
- Pilih data wilayah tempat tinggal Anda, mulai dari Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan, hingga Desa/Kelurahan.
- Masukkan nama lengkap Anda sesuai dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP).
- Ketikkan empat huruf kode verifikasi (captcha) yang tertera dalam kotak. Jika kode kurang jelas, klik ikon ‘Refresh’ untuk mendapatkan kode baru.
- Setelah semua data terisi, klik tombol “Cari Data”.
Sistem akan menampilkan informasi apakah nama Anda terdaftar sebagai penerima manfaat untuk periode tahun 2026. Jika terdaftar, akan muncul keterangan “YA” pada kolom BPNT atau PKH beserta periode pencairan.
Kriteria dan Nominal Bantuan PKH serta BPNT 2026
Pemerintah menetapkan kriteria ketat agar penyaluran bantuan sosial tepat sasaran. Calon penerima harus merupakan Warga Negara Indonesia (WNI) dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang valid dan terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) atau Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Prioritas diberikan kepada keluarga miskin atau rentan miskin, dan bukan Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, atau Polri.
Pada tahun 2026, terdapat penyesuaian kriteria desil penerima. Jika sebelumnya BPNT dapat menjangkau masyarakat di desil 1 hingga 5, kini baik PKH maupun BPNT diprioritaskan bagi masyarakat dengan desil 1 hingga 4, yaitu kelompok dengan tingkat kesejahteraan terendah.
Nominal Bantuan PKH per Triwulan:
- Ibu Hamil dan Anak Usia Dini: Rp750.000
- Siswa SD: Rp225.000
- Siswa SMP: Rp375.000
- Siswa SMA: Rp500.000
- Lansia (60 tahun ke atas) dan Penyandang Disabilitas Berat: Rp600.000
- Korban Pelanggaran HAM Berat: Rp2.700.000
Sementara itu, penerima BPNT akan memperoleh bantuan senilai Rp600.000 per tiga bulan, yang disalurkan dalam bentuk saldo elektronik untuk pembelian bahan pangan di e-warong yang telah ditentukan. Penyaluran dana ini dilakukan melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) di bank-bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) seperti BRI, BNI, Mandiri, BTN, dan BSI, atau melalui PT Pos Indonesia.
Pendaftaran KIP Kuliah 2026 Telah Dibuka
Seiring dengan penyaluran bansos, pemerintah juga membuka pendaftaran program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah 2026 sejak 3 Februari 2026. Program ini menjadi harapan besar bagi siswa berprestasi dari keluarga kurang mampu untuk melanjutkan pendidikan tinggi.
KIP Kuliah menawarkan sejumlah manfaat, termasuk pembebasan biaya pendaftaran seleksi masuk perguruan tinggi (SNBT dan seleksi mandiri) serta biaya kuliah gratis hingga lulus, disesuaikan dengan akreditasi program studi. Selain itu, mahasiswa penerima juga akan mendapatkan bantuan biaya hidup bulanan yang bervariasi sesuai klaster wilayah, mulai dari Rp800.000 hingga Rp1.400.000 per bulan.
Syarat dan Jadwal Penting KIP Kuliah 2026:
Calon penerima KIP Kuliah 2026 harus merupakan lulusan SMA/SMK/sederajat tahun 2026, 2025, atau 2024, serta memiliki potensi akademik baik namun dengan keterbatasan ekonomi. Pendaftar juga harus diterima di perguruan tinggi melalui jalur SNBP, SNBT, atau Mandiri pada program studi yang terakreditasi.
- Pendaftaran Akun Siswa KIP Kuliah: 3 Februari – 31 Oktober 2026
- Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP): 3 – 18 Februari 2026 (Pengumuman Hasil: 31 Maret 2026)
- Pendaftaran UTBK-SNBT: 25 Maret – 7 April 2026
- Pelaksanaan UTBK: 21 – 30 April 2026
- Pengumuman Hasil SNBT: 25 Mei 2026
Pendaftaran dilakukan secara online melalui portal resmi kip-kuliah.kemdiktisaintek.go.id. Kuota penerima KIP Kuliah 2026 diperkirakan sekitar 220.000 mahasiswa baru, sama dengan tahun sebelumnya. Masyarakat diimbau untuk selalu berhati-hati terhadap informasi atau tautan pendaftaran bansos dan KIP Kuliah yang tidak resmi.