Pemerintah kembali membuka pendaftaran Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah Merdeka 2026, sebuah program strategis untuk memperluas akses pendidikan tinggi bagi calon mahasiswa dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi. Pendaftaran akun siswa KIP Kuliah telah dimulai sejak 3 Februari 2026 dan akan berlangsung hingga 31 Oktober 2026 melalui portal resmi.
Jadwal Pendaftaran Terintegrasi Jalur Seleksi
Proses pendaftaran KIP Kuliah 2026 diselenggarakan secara bertahap, mengikuti jadwal seleksi masuk perguruan tinggi nasional. Untuk jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), sinkronisasi KIP Kuliah telah berlangsung dari 3 hingga 18 Februari 2026, dengan pengumuman hasil SNBP dijadwalkan pada 31 Maret 2026.
Sementara itu, pendaftaran KIP Kuliah untuk jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) dibuka mulai 24 Maret 2026, sehari sebelum pendaftaran UTBK-SNBT yang dimulai pada 25 Maret 2026 dan berakhir 7 April 2026. Pengumuman hasil SNBT akan dilakukan pada 25 Mei 2026. Bagi calon mahasiswa yang memilih jalur mandiri PTN/PTS, pendaftaran KIP Kuliah akan dibuka pada periode Juni hingga Oktober 2026.
Syarat Utama Penerima KIP Kuliah 2026
KIP Kuliah Merdeka 2026 ditujukan bagi lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), atau sederajat yang lulus pada tahun 2026, 2025, atau 2024. Calon penerima harus memiliki potensi akademik yang baik namun terkendala oleh keterbatasan ekonomi.
Kriteria ekonomi yang menjadi acuan antara lain pendapatan kotor gabungan orang tua/wali maksimal Rp 4 juta per bulan atau Rp 750 ribu per anggota keluarga. Pendaftar juga harus terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), menjadi penerima program bantuan sosial dari Kementerian Sosial seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK), atau Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT), atau merupakan anak dari panti sosial/panti asuhan. Selain itu, pendapatan orang tua juga dapat dipertimbangkan jika berada di bawah upah minimum provinsi (UMP) domisili asal.
Manfaat Komprehensif Program KIP Kuliah
Penerima KIP Kuliah 2026 akan mendapatkan sejumlah manfaat signifikan. Ini meliputi pembebasan biaya pendaftaran seleksi masuk perguruan tinggi, termasuk UTBK-SNBT dan seleksi mandiri yang diusulkan oleh perguruan tinggi. Selain itu, mereka juga akan dibebaskan dari biaya kuliah atau pendidikan yang akan dibayarkan langsung kepada perguruan tinggi.
Besaran biaya pendidikan yang ditanggung disesuaikan dengan akreditasi program studi. Untuk program studi berakreditasi Unggul/A atau Internasional, biaya maksimal mencapai Rp 8 juta, dengan pengecualian prodi kedokteran yang bisa mencapai Rp 12 juta. Program studi berakreditasi B akan mendapatkan maksimal Rp 4 juta, sementara akreditasi C maksimal Rp 2,4 juta. Di samping itu, mahasiswa juga akan menerima bantuan biaya hidup bulanan yang besarannya disesuaikan dengan klaster wilayah, berkisar antara Rp 800.000 hingga Rp 1.400.000 per bulan.
Mekanisme Pendaftaran Online
Pendaftaran KIP Kuliah 2026 dilakukan secara daring melalui laman resmi kip-kuliah.kemdiktisaintek.go.id. Calon pendaftar wajib memastikan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN), Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN), dan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang digunakan valid dan terdaftar sesuai Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Alamat email aktif juga menjadi syarat penting untuk proses verifikasi dan pengiriman kode akses.
Bagi siswa yang pernah mendaftar KIP Kuliah pada tahun 2025 namun belum berhasil, mereka dapat menggunakan akun yang sama untuk mendaftar kembali pada tahun 2026 dengan melakukan pembaruan akun.
Kuota dan Komitmen Pemerintah
Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) menargetkan kuota penerima KIP Kuliah Merdeka 2026 sekitar 220 ribu mahasiswa baru, jumlah yang sama dengan tahun sebelumnya. Sekretaris Jenderal Kemendiktisaintek, Togar Mangihut Simatupang, menegaskan komitmen pemerintah dalam program ini. “Kami berharap KIP Kuliah Merdeka 2026 dapat menjangkau lebih banyak lagi anak bangsa untuk meraih pendidikan tinggi tanpa terbebani biaya,” ujarnya dalam sebuah kesempatan. Secara keseluruhan, target program KIP Kuliah setiap tahunnya mencapai 1,4 juta mahasiswa, yang terdiri dari penerima lama dan penerima baru.