Perebutan Gelar MLS 2026: Inter Miami dan Messi Hadapi Ancaman LAFC di Musim Penuh Tantangan

Author Image

Hodak

22 Februari 2026

Trending Image 1771701022

Musim Major League Soccer (MLS) 2026 telah resmi dimulai pada akhir pekan 21-22 Februari, menandai edisi ke-31 kompetisi sepak bola tertinggi di Amerika Serikat dan Kanada ini. , yang berstatus juara bertahan MLS Cup 2025, kembali menjadi sorotan utama, terutama dengan kehadiran megabintang . Namun, tantangan besar menanti mereka dari tim-tim kuat lainnya, termasuk Los Angeles FC () yang diperkuat , di tengah jadwal padat yang juga akan diselingi jeda Piala Dunia FIFA 2026.

Inter Miami: Misi Pertahankan Mahkota di Musim Baru

Inter Miami memasuki musim 2026 dengan kepercayaan diri tinggi setelah meraih gelar MLS Cup pertama mereka pada tahun 2025, mengalahkan Vancouver Whitecaps FC 3-1 di final. Lionel Messi menjadi pahlawan dengan dua assist krusial di laga puncak tersebut, yang juga membuatnya dinobatkan sebagai MVP MLS Cup 2025. Musim 2025 adalah periode yang luar biasa padat bagi The Herons, dengan total 58 pertandingan di berbagai kompetisi, sebuah rekor dalam sejarah MLS.

Meski kehilangan dua legenda, Sergio Busquets dan Jordi Alba, yang memutuskan pensiun setelah musim 2025, Inter Miami bergerak cepat di bursa transfer. Mereka berhasil mendatangkan sejumlah pemain kunci, termasuk striker internasional Meksiko Germán Berterame dari Liga MX, yang kini menjadi Designated Player ketiga bersama Messi dan Rodrigo De Paul. Selain itu, kiper terbaik MLS 2025, Dayne St. Clair, bek tengah Brasil Micael, dan bek kiri Spanyol Sergio Reguilón turut memperkuat skuad. Inter Miami juga akan meresmikan stadion baru mereka, Miami Freedom Park, pada 4 April 2026, saat menjamu Austin FC. Banyak pengamat memprediksi Inter Miami akan kembali mendominasi dan menjadi favorit juara MLS Cup 2026.

Lionel Messi: Bidik Rekor dan MVP Ketiga Beruntun

Lionel Messi akan menjadi pusat perhatian lagi di musim ini. Setelah memenangkan penghargaan Landon Donovan MLS MVP dua kali berturut-turut pada 2024 dan 2025, serta meraih Golden Boot 2025 dengan 29 gol dan 19 assist, Messi berambisi mencetak sejarah. Ia berpeluang menjadi pemain pertama yang memenangkan MVP MLS tiga kali secara beruntun.

Selain itu, Messi juga membidik beberapa rekor individu lainnya. Ia membutuhkan 36 gol lagi untuk menyamai rekor pencetak gol terbanyak Argentina di MLS yang dipegang Diego Valeri (93 gol). Messi juga hanya butuh 22 kontribusi gol (gol atau assist) untuk menjadi pemain Inter Miami pertama yang mencapai 100 G/A di liga. Namun, musim ini juga akan menjadi tantangan fisik bagi Messi dan pemain internasional lainnya, mengingat adanya jeda tujuh minggu dari 25 Mei hingga 16 Juli untuk Piala Dunia FIFA 2026, di mana Argentina akan berupaya mempertahankan gelarnya.

LAFC: Penantang Serius dari Konferensi Barat

Dari Konferensi Barat, Los Angeles FC (LAFC) muncul sebagai penantang serius. Mereka dianggap sebagai kandidat abadi dan pada musim 2025, hanya terpaut dua adu penalti dari kesempatan menghadapi Inter Miami di final MLS Cup. Kekuatan utama LAFC terletak pada duet maut Son Heung-Min dan Denis Bouanga. Son, yang bergabung musim panas lalu dari Tottenham Hotspur, mencetak 12 gol dan 4 assist dalam 13 pertandingan pada 2025, sementara Bouanga menyumbang 24 gol dan menempati posisi kedua dalam perburuan Golden Boot. Kemitraan keduanya disebut-sebut sebagai “sensasional”.

LAFC juga mengalami perubahan di kursi pelatih, dengan Marc Dos Santos dipromosikan dari asisten menjadi pelatih kepala menggantikan Steve Cherundolo. Tim ini juga memperkuat skuad dengan mendatangkan gelandang Stephen Eustáquio dari FC Porto dan penyerang Jacob Shaffelburg dari Nashville SC. Para ahli memprediksi LAFC akan finis di posisi teratas Konferensi Barat dan menjadi pesaing kuat untuk MLS Cup. Pertandingan pembuka musim 2026 antara LAFC melawan Inter Miami pada 21 Februari menjadi salah satu duel yang paling dinanti.

Musim Penuh Tantangan dan Sorotan Lain

Selain Inter Miami dan LAFC, beberapa tim lain juga patut diperhitungkan. Vancouver Whitecaps FC, finalis MLS Cup 2025, serta Philadelphia Union, juara Supporters’ Shield 2025, akan berusaha keras untuk kembali ke puncak. FC Cincinnati juga dipandang sebagai salah satu kandidat kuat di Konferensi Timur. Musim 2026 juga menandai tahun terakhir format musim semi-musim gugur sebelum MLS beralih ke format musim panas-musim semi mulai 2027-28.

Seluruh pertandingan MLS, baik musim reguler maupun playoff, dapat disaksikan melalui layanan streaming Apple TV, yang kini dapat diakses oleh semua pelanggan Apple TV tanpa biaya tambahan. Dengan kombinasi bintang-bintang top, persaingan ketat, dan jeda Piala Dunia yang akan menambah dinamika, musim MLS 2026 menjanjikan tontonan yang penuh aksi dan drama hingga final pada 18 Desember.