Perebutan Tiket Liga Champions Memanas: AS Roma Siap Jamu Juventus

Stadio Olimpico akan menjadi saksi bisu pertarungan sengit dalam lanjutan pekan ke-27, Minggu (1/3/2026), ketika menjamu . Pertandingan ini diprediksi menjadi salah satu duel paling krusial dalam perburuan tiket musim depan, mengingat kedua tim hanya terpaut empat poin di tabel klasemen.

AS Roma, yang diasuh Gian Piero Gasperini, saat ini menempati posisi keempat dengan koleksi 50 poin dari 26 pertandingan. Sementara itu, Juventus, di bawah arahan Luciano Spalletti, berada di peringkat keenam dengan 46 poin dari jumlah laga yang sama, setelah sempat digeser Como yang kini di posisi kelima dengan 48 poin dari 27 laga.

Performa Terkini dan Rekor Pertemuan

Menjelang laga penting ini, AS Roma datang dengan performa domestik yang cukup meyakinkan. Mereka mencatatkan dua kemenangan, dua hasil imbang, dan satu kekalahan dalam lima pertandingan liga terakhir. Kemenangan telak 3-0 atas Cremonese di kandang pada laga terakhir Serie A menjadi bukti ketajaman lini serang Giallorossi, yang berhasil mencetak minimal dua gol dalam tiga laga Serie A terakhir mereka. Performa kandang Roma juga patut diwaspadai, di mana mereka menduduki peringkat kedua di liga dalam enam laga kandang terakhir dengan mengumpulkan 16 dari kemungkinan 18 poin.

Di sisi lain, Juventus justru sedang dalam periode yang kurang stabil. Bianconeri menelan kekalahan 0-2 di kandang sendiri dari Como pada pertandingan liga terakhir mereka. Dalam enam pertandingan kompetitif terakhir (90 menit), Juventus hanya meraih satu hasil imbang dan empat kekalahan, termasuk tersingkir dari Liga Champions setelah kalah dari Galatasaray. Pertahanan Juventus juga menjadi sorotan, setelah kebobolan minimal dua gol dalam tiga laga Serie A terakhir.

Secara historis, Juventus memiliki rekor dominan atas Roma di Serie A, dengan 87 kemenangan dari 183 pertemuan. Juventus juga tidak terkalahkan dalam 10 dari 11 pertandingan Serie A terakhir melawan Roma. Bahkan, Roma hanya mampu memenangkan satu dari enam laga kandang terakhir mereka melawan Juventus di Serie A. Pertemuan terakhir pada Desember 2025 berakhir dengan kemenangan 2-1 untuk Juventus.

Kembalinya El Shaarawy dan Kondisi Skuad

Sorotan khusus tertuju pada kembalinya Stephan El Shaarawy ke skuad AS Roma. Pemain berjuluk ‘Firaun Kecil’ ini telah absen dalam enam pertandingan liga terakhir karena cedera Achilles. Meskipun kecil kemungkinan untuk menjadi starter, El Shaarawy diperkirakan bisa tampil sebagai pemain pengganti di babak kedua. Ia telah menjalani latihan intensif untuk memulihkan kondisinya dan dikenal sebagai ‘super-sub’ yang sering memberikan dampak signifikan dari bangku cadangan.

Selain El Shaarawy, Roma juga akan menyambut kembali Paulo Dybala yang telah berlatih bersama tim setelah absen dalam empat pertandingan Serie A terakhir akibat cedera lutut. Namun, Giallorossi masih harus kehilangan Matias Soule (pubalgia), Mario Hermoso (cedera kaki), serta Evan Ferguson dan Artem Dovbyk yang diperkirakan baru akan kembali pada April.

Di kubu Juventus, mereka tidak akan diperkuat gelandang andalan Manuel Locatelli yang absen karena skorsing akumulasi kartu kuning. Posisinya kemungkinan akan digantikan oleh Teun Koopmeiners. Penyerang Dusan Vlahovic masih membutuhkan beberapa minggu lagi untuk pulih dari cedera, sementara Emil Holm diperkirakan absen hingga April, dan Arkadiusz Milik belum tampil sejak Juni 2024. Kabar baiknya, Gleison Bremer dan Pierre Kalulu telah kembali ke skuad setelah sempat absen.

Taktik dan Prediksi

Pelatih Roma, Gian Piero Gasperini, dihadapkan pada tantangan untuk mengatasi ‘ketidakmampuan timnya mengalahkan tim-tim besar liga’ musim ini. Sementara itu, Luciano Spalletti dari Juventus mungkin akan tergoda untuk melakukan rotasi pemain setelah jadwal padat di Liga Champions. Laga ini diprediksi akan berjalan ketat, dengan Roma memiliki sedikit keunggulan berkat momentum positif di liga dan bermain di kandang sendiri.