Penyerang sayap Persik Kediri, Ezra Walian, kembali menjadi sorotan berkat penampilan impresifnya di ajang BRI Super League musim 2025/2026. Performa gemilang pemain berusia 28 tahun ini bahkan membuat pelatih kepala Persik, Marcos Reina, secara terbuka menyatakan dukungannya agar Ezra kembali memperkuat Timnas Indonesia.
Ezra Walian, yang lahir di Amsterdam pada 21 Oktober 1997, menunjukkan peningkatan statistik yang signifikan musim ini. Dari 20 pertandingan yang telah dilakoni, ia berhasil membukukan 6 gol dan 8 assist, dengan total waktu bermain mencapai 1.779 menit. Angka ini jauh melampaui catatan musim sebelumnya, di mana ia hanya mencetak 2 gol dan 3 assist dari 21 pertandingan. Konsistensi dan kontribusinya di lapangan juga terlihat dari kepercayaan tim yang menjadikannya kapten.
Pelatih Persik Kediri, Marcos Reina Torres, yang baru ditunjuk pada 4 Desember 2025 menggantikan Ong Kim Swee, tidak ragu memuji kualitas anak asuhnya tersebut. Reina menilai Ezra Walian memiliki kemampuan yang layak untuk kembali mengenakan seragam Garuda.
“Ezra Walian memang pantas untuk dipanggil ke Timnas Indonesia,” ujar Marcos Reina. Ia menambahkan, “Ezra Walian pemain penting bagi Persik. Skill, spirit, dan visi bermainnya memberi kontribusi positif bagi tim. Jika saya ditanya apakah Ezra Walian bisa masuk Timnas Indonesia, jawabannya dia sangat pantas.” Meski demikian, Reina menyerahkan keputusan akhir kepada pelatih Timnas Indonesia. “Namun, tergantung pelatih Timnas Indonesia, apakah Ezra Walian sosok yang dibutuhkan di tim,” lanjutnya.
Ambisi untuk kembali membela Timnas Indonesia memang tidak pernah padam dalam diri Ezra Walian. Ia terakhir kali memperkuat skuad Garuda pada Piala AFF 2020 yang digelar Desember 2021. Sejak saat itu, namanya jarang masuk dalam daftar panggilan tim nasional.
“Saya pikir Anda tidak perlu kehilangan impian Anda dan saya mencoba melakukan semua yang mungkin bisa membuat saya dipanggil lagi,” ungkap Ezra Walian. Ia memilih untuk fokus pada performanya di level klub. “Tapi untuk saya, saya tidak fokus sekarang pada Timnas Indonesia. Saya hanya fokus pada Persik. Jika saya menunjukkan bahwa saya melakukan hal terbaik di kompetisi, maka mereka selalu bisa memanggil saya dan menurut saya itu penting untuk saya,” tegasnya. Ezra bertekad membuktikan kualitasnya melalui aksi di lapangan, bukan hanya kata-kata. “Saya harus menunjukkannya dengan kaki saya dan tidak dengan kata-kata atau apa pun, hanya perlu menunjukkan dengan kaki saya,” katanya.
Dengan pergantian kepelatihan di Timnas Indonesia yang kini berada di bawah arahan John Herdman, menggantikan Patrick Kluivert, peluang bagi Ezra Walian untuk kembali terbuka. Timnas Indonesia sendiri akan menghadapi jadwal padat di tahun 2026, termasuk FIFA Series pada 27-30 Maret 2026 di Jakarta, di mana mereka akan melawan Saint Kitts dan Nevis. Selain itu, Piala AFF 2026 atau ASEAN Hyundai Cup 2026 juga akan berlangsung dari 24 Juli hingga 26 Agustus 2026, dengan Indonesia tergabung di Grup A.
Ezra Walian sendiri telah memperpanjang kontraknya dengan Persik Kediri hingga tahun 2029, menunjukkan komitmennya bersama klub berjuluk Macan Putih tersebut. Keputusannya menjadi Warga Negara Indonesia pada 18 Mei 2017 juga ditegaskan tidak pernah disesalinya.