Perjalanan petenis muda Filipina, Alexandra “Alex” Eala, di turnamen bergengsi BNP Paribas Open Indian Wells 2026 harus terhenti di babak 16 besar. Petenis berusia 20 tahun ini takluk di tangan petenis Republik Ceko, Linda Nosková, dengan skor telak 6-2, 6-0 pada Rabu, 11 Maret 2026, waktu Manila.
Meskipun demikian, penampilan Eala di debutnya di Indian Wells ini menuai pujian, terutama dari mantan petenis Top 10 WTA dan analis Tennis Channel, CoCo Vandeweghe. Vandeweghe secara khusus menyoroti ketahanan mental dan kedewasaan Eala yang dinilai sangat mengesankan.
Eala, yang memulai Maret 2026 di peringkat 32 dunia, menunjukkan performa gemilang di awal turnamen. Ia berhasil melewati babak kedua setelah mengalahkan petenis Ukraina, Dayana Yastremska, dalam pertandingan tiga set yang sengit dengan skor 7-5, 4-6, 7-5. Langkahnya berlanjut ke babak 16 besar setelah lawannya di babak ketiga, petenis peringkat 4 dunia Coco Gauff, memutuskan mundur karena cedera lengan saat Eala unggul 6-2, 2-0. Pencapaian ini menandai sejarah baru bagi tenis Filipina, menjadikan Eala petenis wanita pertama dari negaranya yang mencapai babak 16 besar di Indian Wells.
CoCo Vandeweghe, yang menyaksikan langsung pertandingan Eala melawan Gauff, mengaku terkesan dengan dukungan luar biasa dari para penggemar Filipina yang memadati lapangan. Ia juga memuji ketenangan Eala di bawah tekanan. “Kedewasaan bagi Alex adalah salah satu hal terbaik yang ia miliki dalam permainannya. Terkadang mentalitas bukanlah sesuatu yang bisa diajarkan. Dia memiliki kepala yang sangat tenang dan itu sangat mengesankan,” ujar Vandeweghe.
Vandeweghe menambahkan bahwa Eala menunjukkan ketenangan di panggung besar, bahkan saat menghadapi pemain top seperti Gauff, dan mampu mengatasi tekanan dari keramaian penonton. Ia juga memberikan apresiasi khusus kepada orang tua Eala yang telah membesarkan putri dengan kerendahan hati sekaligus semangat untuk meraih gelar. Vandeweghe bahkan memprediksi bahwa Eala memiliki potensi untuk bersaing memperebutkan gelar Grand Slam dan dapat bertahan di tur profesional selama 16 hingga 20 tahun jika ia tetap sehat.
Sebelum Indian Wells 2026, Eala telah menunjukkan peningkatan signifikan dalam kariernya. Pada 9 Maret 2026, ia mencapai peringkat tertinggi dalam kariernya di WTA, menembus Top 30 dan menduduki posisi ke-29 dunia. Tahun 2025 menjadi tahun terobosannya, di mana ia berhasil mencapai semifinal Miami Open, final WTA pertamanya di Eastbourne, meraih gelar WTA 125 di Guadalajara, dan mencatat kemenangan Grand Slam utama pertama bagi petenis Filipina di US Open. Musim 2026 juga dimulai dengan baik, termasuk mencapai semifinal di ASB Classic dan perempat final di Abu Dhabi Open serta Dubai Tennis Championship.