Claudio Jeremías Echeverri, gelandang serang muda Argentina yang dijuluki ‘Diablito’, sempat menjadi buah bibir di River Plate dengan potensi besarnya. Namun, setelah transfer ke Manchester City dan menjalani masa pinjaman di Eropa, pemain berusia 20 tahun ini dikabarkan tengah mempertimbangkan untuk kembali ke pelukan klub masa kecilnya, River Plate, di tengah minimnya menit bermain.
Bintang Muda yang Bersinar di River Plate
Lahir pada 2 Januari 2006, Echeverri bergabung dengan akademi River Plate sejak tahun 2017 dan dengan cepat menunjukkan bakat luar biasa. Ia membuat debut profesionalnya untuk River Plate pada Juni 2023, di usia 17 tahun, dengan memberikan assist dalam kemenangan 3-1 atas Instituto. Namanya semakin melambung setelah memimpin timnas Argentina U17 sebagai kapten di Piala Dunia U17 pada November-Desember 2023, di mana ia mencetak hat-trick ke gawang Brasil di perempat final dan meraih Bola Perunggu sebagai pencetak gol terbanyak ketiga turnamen.
Pada Maret 2024, Echeverri mencetak gol profesional pertamanya untuk River Plate dalam kemenangan 3-1 di Copa de la Liga Profesional melawan Gimnasia. Sekitar periode tersebut, ia mulai diproyeksikan untuk mendapatkan peran yang lebih besar di tim utama. Dalam pertandingan melawan Huracán pada 29 Maret 2024, yang berakhir dengan kekalahan 1-0 bagi River Plate, Echeverri masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-66.
Pujian Demichelis dan Petualangan Eropa
Pelatih River Plate saat itu, Martín Demichelis, yang juga mantan pemain Manchester City, tidak ragu melontarkan pujian untuk Echeverri. Demichelis menyebutnya sebagai “salah satu penemuan hebat dari sepak bola River” dan bahkan menyarankan Echeverri untuk “mulai mengambil kelas bahasa Inggris” sebagai persiapan untuk kariernya di City. “Kami akan bisa menikmatinya sedikit lebih lama sebelum menyerahkannya kepada Anda,” ujar Demichelis, merujuk pada transfer Echeverri ke Manchester City.
Manchester City mengamankan tanda tangan Echeverri pada 25 Januari 2024, dengan kontrak empat setengah tahun senilai sekitar £12,5 juta (sekitar €25 juta) ditambah bonus. Sebagai bagian dari kesepakatan, ia dipinjamkan kembali ke River Plate hingga Januari 2025. Echeverri akhirnya bergabung dengan Manchester City pada Februari 2025 dan membuat debutnya pada 17 Mei 2025 di final Piala FA melawan Crystal Palace, masuk sebagai pemain pengganti.
Minimnya Menit Bermain dan Keinginan Kembali
Namun, petualangan Echeverri di Eropa tidak berjalan mulus. Pada 21 Agustus 2025, ia dipinjamkan ke klub Bundesliga, Bayer Leverkusen, untuk musim 2025-2026. Sayangnya, ia kesulitan mendapatkan menit bermain dan akhirnya ditarik kembali oleh City pada 19 Desember 2025. Tak lama berselang, pada 18 Januari 2026, Echeverri kembali dipinjamkan, kali ini ke klub La Liga, Girona FC, untuk sisa musim 2025-2026.
Hingga Maret 2026, Echeverri masih berstatus pemain pinjaman di Girona. Namun, laporan terbaru mengindikasikan bahwa ia telah menyatakan keinginan untuk kembali ke River Plate karena frustrasi dengan minimnya waktu bermain di Eropa. Di sisi lain, Manchester City dilaporkan lebih memilih agar Echeverri tetap berada di Eropa untuk mendapatkan pengalaman di level elite. Dilema ini menyoroti tantangan yang dihadapi para talenta muda saat bertransisi ke sepak bola Eropa, serta kerinduan akan lingkungan yang lebih akrab dan kesempatan bermain yang lebih terjamin.