Persebaya vs Persib: Ujian Berat Maung Bandung di Gelora Bung Tomo, Misi Pertahankan Puncak Klasemen

Duel klasik penuh gengsi antara dan akan tersaji pada pekan ke-24 BRI 2025/2026. Pertandingan sengit ini dijadwalkan berlangsung pada Senin, 2 Maret 2026, pukul 20.30 WIB, di markas Bajul Ijo, Stadion (GBT), Surabaya. Laga ini tidak hanya menjadi ajang perebutan tiga poin krusial, tetapi juga pertaruhan harga diri dua tim besar sepak bola Indonesia.

Persib Bandung datang ke Surabaya dengan kepercayaan diri tinggi sebagai pemuncak klasemen sementara Super League 2025/2026, mengoleksi 53 poin dari 22 pertandingan. Tim berjuluk Maung Bandung ini sedang dalam tren positif, baru saja meraih kemenangan telak 5-0 atas Madura United pada laga sebelumnya. Solidnya lini pertahanan Persib juga menjadi sorotan, dengan catatan hanya kebobolan 11 gol dalam 22 laga, menjadikannya pertahanan terkuat di liga musim ini.

Di sisi lain, Persebaya Surabaya menatap laga ini dengan misi kebangkitan. Bajul Ijo saat ini berada di peringkat keenam klasemen dengan 38 poin dari 23 pertandingan. Kemenangan tipis 1-0 atas PSM Makassar pada pekan sebelumnya menjadi suntikan moral penting setelah menelan dua kekalahan beruntun. Bermain di hadapan Bonek, suporter setia mereka, Persebaya berambisi untuk mengamankan poin penuh dan memperbaiki posisi di tabel klasemen.

Kenangan Buruk Persib di Gelora Bung Tomo

Stadion Gelora Bung Tomo kerap menjadi momok bagi Persib Bandung. Musim lalu, tepatnya pada 1 Maret 2025, Maung Bandung harus menelan kekalahan telak 1-4 dari Persebaya di stadion yang sama. Catatan ini menjadi “kenangan buruk” yang membayangi Persib setiap kali bertandang ke markas Bajul Ijo. Namun, pelatih Persib, Bojan Hodak, menegaskan bahwa hasil tersebut tidak akan menjadi beban. “Itu terjadi musim lalu. Saat itu saya mengambil risiko memainkan kiper muda karena posisi kami sudah aman. Besok situasinya berbeda. Kami fokus pada masa kini dan memperkuat pertahanan melalui bursa transfer lalu,” ujar Hodak dalam konferensi pers prapertandingan.

Strategi dan Kewaspadaan Pelatih

Bojan Hodak memprediksi laga ini akan berjalan sengit. “Besok adalah laga derbi, pertemuan dua tim terbesar dalam sepak bola Indonesia. Dalam pertandingan seperti ini, tidak ada istilah tim favorit. Semua orang ingin menang dan saya yakin laga akan berjalan sulit dan sengit,” katanya. Hodak juga menyoroti kehadiran pelatih baru Persebaya, Bernardo Tavares, yang dinilainya sukses membangun pertahanan solid. Ia mewaspadai trio legiun asing Bajul Ijo, yakni Bruno Moreira, Gali Freitas, dan Rivera, yang dianggap sebagai motor serangan kreatif.

Persib sendiri tidak akan diperkuat sejumlah pilar penting seperti Julio Cesar de Freitas Filho dan Layvin Kurzawa karena cedera. Gelandang andalan, Marc Klok, juga kemungkinan belum siap bertanding setelah kembali dari cedera panjang. Meski demikian, Hodak tetap optimistis dengan kedalaman skuadnya.

Dari kubu tuan rumah, pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, mengakui kualitas Persib sebagai pemuncak klasemen. “Menurut saya mereka melakukan pekerjaan yang baik. Mereka berada di peringkat pertama di papan klasemen, mereka hanya kebobolan 11 kali dengan banyak kemenangan. Jadi kepercayaan diri mereka sangat tinggi,” ungkap Tavares. Namun, ia menekankan pentingnya kepercayaan diri timnya sendiri. “Semua orang tahu kualitas skuad yang mereka miliki. Jadi kami harus fokus dengan sikap yang sama saat laga melawan PSM, agar bisa bermain baik melawan Persib,” tambahnya, merujuk pada kemenangan terakhir timnya.

Antisipasi Pemain dan Rekor Pertemuan

Pemain bertahan Persib, Federico Barba, juga menyadari tantangan yang akan dihadapi. “Tentunya kita datang ke sini sudah melakukan persiapan yang sudah seperti biasa kita lakukan sebelum pertandingan. Jadi, kita datang besok bermain kemudian kita berupaya mendapatkan tiga poin,” kata Barba. Sementara itu, penyerang Persebaya, Bruno Moreira, menegaskan bahwa kemenangan telak 4-1 musim lalu tidak lagi relevan. “Ya musim lalu kami menang. Namun itu tidak berarti lagi untuk laga musim ini. Itu adalah permainan lain, sejarah lain. Jika kami ingin menang lagi, maka kami harus bertarung lebih hebat, kami harus bermain sepak bola yang bagus,” ujarnya.

Secara statistik head-to-head, Persib Bandung memang unggul dalam beberapa pertemuan terakhir. Dari 19 duel sejak tahun 2010 di berbagai ajang, Persib mencatatkan 10 kemenangan, sementara Persebaya meraih 5 kemenangan, dan 4 laga berakhir imbang. Dalam delapan pertemuan terakhir, Persib tampil dominan dengan enam kemenangan, berbanding satu kemenangan Persebaya dan satu hasil imbang. Pertemuan perdana musim ini di Bandung juga dimenangkan Persib dengan skor tipis 1-0 pada 12 September 2025. Namun, di GBT, Persebaya memiliki rekor yang lebih baik, termasuk kemenangan besar musim lalu.

Dengan segala dinamika dan rivalitas yang melekat, pertandingan Persebaya Surabaya melawan Persib Bandung di Gelora Bung Tomo dipastikan akan menyajikan tontonan yang menarik dan penuh drama bagi para pecinta sepak bola Tanah Air.