Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 4 Tapin di Kalimantan Selatan baru-baru ini sukses menyelenggarakan simulasi Tes Kompetensi Akademik (TKA) bagi para siswa tingkat akhir. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian krusial dari persiapan menghadapi TKA yang sesungguhnya, sebuah asesmen standar nasional yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama dan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Semangat belajar siswa terlihat tetap tinggi, bahkan di tengah pelaksanaan ibadah puasa Ramadan.
Simulasi TKA dirancang untuk membekali siswa kelas IX dengan pemahaman mendalam mengenai mekanisme, tata tertib, serta alur pengerjaan soal. Selain itu, latihan ini juga melatih kemampuan manajemen waktu yang efektif, khususnya untuk ujian berbasis komputer. Tes Kompetensi Akademik sendiri merupakan pengukuran capaian akademik siswa pada mata pelajaran inti seperti Bahasa Indonesia dan Matematika, yang menjadi indikator penting untuk jenjang pendidikan selanjutnya.
Pelaksanaan simulasi di MTsN 4 Tapin berlangsung di laboratorium komputer madrasah. Para siswa menunjukkan keseriusan dan antusiasme yang patut diacungi jempol, mencerminkan komitmen mereka dalam mempersiapkan diri sebaik mungkin. Fenomena ini juga terlihat di berbagai madrasah lain di seluruh Indonesia, seperti MTsN 2 Filial Rejang Lebong, MTsN 8 Sleman, dan MTs Ma’arif NU 1 Purwojati, yang juga aktif menggelar simulasi serupa pada Februari 2026.
Kepala MTsN 4 Tapin, Ibu Hj. Siti Norjannah, menekankan pentingnya kegiatan ini. “Simulasi ini sangat penting untuk melatih kesiapan mental dan akademik siswa. Melalui simulasi ini, siswa bisa lebih memahami alur soal, teknis pengerjaan, serta manajemen waktu,” ujarnya, menggarisbawahi manfaat langsung yang diperoleh siswa dari latihan tersebut.
Secara nasional, jadwal TKA untuk jenjang SMP/MTs diprediksi akan berlangsung sekitar bulan April 2026, dengan periode simulasi atau gladi bersih pada Maret 2026. Namun, banyak madrasah memilih untuk memulai simulasi lebih awal, termasuk di bulan Februari, untuk memberikan waktu persiapan yang lebih panjang. Hasil TKA ini, meskipun tidak menentukan kelulusan siswa, akan menjadi salah satu bahan pertimbangan penting untuk seleksi penerimaan siswa baru di jenjang pendidikan berikutnya.
Komitmen MTsN 4 Tapin dalam meningkatkan mutu pendidikan juga terlihat dari upaya lain, seperti pelaksanaan pembelajaran daring selama Ramadan untuk menjaga keseimbangan antara kewajiban belajar dan ibadah. Dengan berbagai persiapan matang ini, diharapkan siswa MTsN 4 Tapin dapat menghadapi TKA 2026 dengan percaya diri dan meraih hasil yang optimal.