Persib Bandung akan melakoni laga tandang krusial menghadapi Persebaya Surabaya dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026. Pertandingan yang diprediksi berlangsung sengit ini dijadwalkan digelar di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, pada Senin, 2 Maret 2026, pukul 20.30 WIB.
Persib Bandung dalam Tren Positif dan Puncaki Klasemen
Maung Bandung datang ke Surabaya dengan kepercayaan diri tinggi setelah meraih kemenangan telak 5-0 atas Madura United pada pekan ke-23, Kamis (26/2/2026) malam. Hasil impresif ini memperpanjang rekor sempurna Persib di laga kandang musim ini, dengan 12 kemenangan dari 12 pertandingan yang dimainkan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). Kemenangan tersebut juga memperkokoh posisi Persib di puncak klasemen BRI Super League dengan koleksi 53 poin dari 22 pertandingan, unggul tiga poin dari rival terdekatnya, Persija Jakarta.
Gelandang Persib, Beckham Putra, mengungkapkan kepuasannya atas kemenangan besar tersebut. Ia menilai hasil positif ini menjadi modal berharga bagi timnya menjelang laga tandang. “Kemenangan ini jadi modal bagus untuk pertandingan selanjutnya lawan Persebaya karena kami away dan kami bisa cetak lima gol,” ujar Beckham. Ia pun berharap Persib dapat menjaga tren positif ini dan kembali meraih kemenangan dengan banyak gol di Surabaya.
Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar, juga mengingatkan para pemain untuk tidak lengah. “Jangan menganggap enteng lawan. Harus benar-benar konsentrasi. Tenaga kalian lipatgandakan, pikiran kalian berlipat,” pesan Umuh, menekankan pentingnya fokus penuh di setiap pertandingan. Persib juga dikenal memiliki lini pertahanan paling kokoh di liga, hanya kebobolan 11 gol sepanjang musim.
Adam Alis Optimistis, Persebaya Bertekad Benahi Penyelesaian Akhir
Gelandang Persib, Adam Alis, yang menjadi salah satu motor serangan tim, juga menunjukkan optimisme tinggi. Kemenangan besar atas Madura United diyakini meningkatkan kepercayaan dirinya untuk menghadapi laga tandang kontra Persebaya. Adam Alis, yang bergabung dengan Persib pada Januari 2025, berharap dapat memberikan kontribusi maksimal dalam menjaga momentum tim.
Di sisi lain, Persebaya Surabaya tengah berupaya keras untuk menemukan konsistensi. Tim berjuluk Bajul Ijo ini baru saja meraih kemenangan tipis 1-0 atas PSM Makassar pada Rabu (25/2/2026) lalu, yang menjadi modal penting untuk membangkitkan moral tim setelah dua kekalahan beruntun. Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, menegaskan bahwa kemenangan tersebut sangat krusial. “Saat menang, suasana ruang ganti menjadi jauh lebih positif dan pemain mendapatkan kembali kepercayaan diri mereka,” ungkap Tavares.
Meski demikian, Tavares menyoroti masalah penyelesaian akhir timnya. Dalam laga kontra PSM, Persebaya menciptakan 14 peluang dan melepaskan 20 tembakan, namun hanya satu yang berbuah gol. “Mengenai penyelesaian akhir, kami sudah mencobanya dalam minggu terakhir. Malik kembali berlatih, kami melakukan sirkulasi bola. Tapi dia cedera lagi saat latihan menembak itu,” ujar Tavares, Sabtu (28/2/2026). Ia menambahkan, “Kami selalu ada sesi penyelesaian akhir. Tapi memang kami harus bekerja keras lagi. Bukan hanya Bruno Moreira, tetapi pemain lain juga kurang akurat.”
Duel Klasik dengan Sejarah Rivalitas
Pertemuan antara Persebaya dan Persib selalu menyajikan tensi tinggi mengingat sejarah rivalitas kedua tim. Dalam lima pertemuan terakhir, Persib lebih dominan dengan empat kemenangan, sementara Persebaya hanya mampu meraih satu kemenangan. Pertemuan terakhir di putaran pertama BRI Super League 2025/2026, Persib berhasil menang tipis 1-0. Menariknya, pelatih Persebaya Bernardo Tavares memiliki rekor kurang baik saat berhadapan dengan pelatih Persib, Bojan Hodak, di mana Tavares belum pernah meraih kemenangan. Hal ini menambah motivasi bagi Persebaya untuk mematahkan catatan minor tersebut di kandang sendiri, dengan dukungan penuh Bonek.